BERITA UTAMA

Prajurit TNI Diduga Terlibat Judi Sabung Ayam, Menko Polkam Budi Gunawan: Tindak Tegas

0
×

Prajurit TNI Diduga Terlibat Judi Sabung Ayam, Menko Polkam Budi Gunawan: Tindak Tegas

Sebarkan artikel ini
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan.

JAKARTA, METRO–Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan buka suara atas peristiwa penembakan tiga personel Polsek Negara Batin, Polres Way Kanan, Polda Lampung dalam operasi penggerebekan judi sabung ayam. Dia meminta TNI dan Polri menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

Keterangan itu disampaikan oleh Budi Gunawan kepada awak media pada Selasa (18/3). Menurut dugaan keterlibatan prajurit TNI dalam judi sabung ayam tersebut harus dibongkar secara transparan. Tindakan itu jelas melanggar hukum. Apalagi ketika hendak digerebek, me­reka melepaskan tembakan dengan senjata tajam yang mengakibatkan tiga polisi meninggal dunia.

“Oknum tersebut me­lindungi kejahatan, bahkan memiliki arena sabung ayam. Kita tahu (judi sa­bung ayam) yang dilarang secara pidana di negara kita,” kata Budi Gunawan.

Karena itu, mantan kepala Badan Intelijen Negara (BIN) tersebut sudah berbicara kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Bahwa pelaku yang terlibat judi sabung ayam maupun penembakan kepada para polisi di Way Kanan harus ditindak tegas. Budi Gunawan menyatakan, tindakan mereka sudah fatal.

“Saya sudah bicara kepada panglima TNI dan kapolri bahwa tindakan yang dilakukan oleh oknum tersebut sangat tidak da­pat dibenarkan. Karena su­dah melakukan tindakan kejahatan yang sangat fatal,” imbuhnya.

Pejabat yang akrab dipanggil BG itu menyatakan, prajurit TNI yang diduga terlibat dalam penembakan dan diduga sebagai pemilik arena judi sabung ayam sudah melakukan perbuatan tercela. Lebih dari itu, perbuatan mereka telah merenggut nyawa orang lain dan berpotensi mengganggu soliditas antara para prajurit TNI dengan personel Polri.

“Oleh karenanya su­dah saya sampaikan kepada panglima, kapolri, harus lakukan tindakan yang tegas, proses hukum, berikan hukuman yang terberat, tanpa pilih kasih dan me­lakukan (proses hukum) secara transparan. Proses ini sudah berlangsung, su­dah ditangani oleh POM TNI, kita ikuti nanti per­kembangannya seperti apa,” ucap BG.

Sebelumnya, AKP Anumerta Lusiyanto sebagai Kapolsek Negara Batin gugur di medan tugas bersama dua anak buahnya, Aipda Anumerta Petrus Ap­riyanto, dan Briptu Anumerta M. Ghalib Surya Ganti. Dia kehilangan nyawa dalam operasi penggerebekan judi sabung ayam yang diduga merupakan milik personel TNI AD bernama Peltu Lubis dan Kopka Basarsyah. Ke­duanya berdinas di Sub Ramil Negara Batin, Kodim 0427/Way Kanan.

Berdasar keterangan dari Polda Lampung peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.50 WIB pada Jumat (17/3). Ketiga personel Polri yang gugur mengalami luka tembak di bagian kepala. Mereka ditembaki saat berusaha masuk ke arena judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin. Kini peristiwa tersebut menjadi perhatian publik dan sejumlah pejabat di Jakarta. (jpg)