METRO PESISIR

Maksimalkan Anggaran, Pemko Pariaman Siap Gandeng DJPb Sumbar

0
×

Maksimalkan Anggaran, Pemko Pariaman Siap Gandeng DJPb Sumbar

Sebarkan artikel ini
KUNJUNGAN KERJA— Wali Kota Pariaman Yota Balad menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Barat, Syukriah HG dan rombongan.

PARIAMAN, METRO–Wali Kota Pariaman Yota Balad , kemarin, menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Barat, Syukriah HG dan rombongan.

Rombongan Kanwil DJPb di­ba­wah Kementerian Keuangan Republik Indonesia ini, juga dihadiri oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Padang Joko Supriyanto, Kepala Seksi Verifikasi dan Akuntansi KPPN Padang Sri Noro Panjang, Pelaksana Seksi Bank KPPN Pa­dang El Awwalun Nisaa dan PPNPN KPPN Padang, Iwan Darmawan. Sedangkan dari Pihak Pemko Pariaman hadir Firman Syah Putra, Plt. Kabid Anggaran BPKPD serta Kasubid Penatausahaan Perbendaharaan BPKPD, Herizon.

“Kami menyambut baik kunjungan dari Kanwil DJPb Provinsi Sumatera Barat ke Kota Pariaman, semoga melalui diskusi dan silaturahmi yang terjalin, kita dapat selalu bersinergi dalam upaya mengelola keuangan negara dengan baik,” kata Walikota Pariaman Yota Balad, kemarin.

Dia juga menjelaskan bahwa untuk memaksimalkan dan me­ng­optimalkan pengelolaan anggaran, diperlukan pemahaman yang jelas mengenai peran dan fungsi masing-masing stakeholder.

“Tanpa adanya kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya, pengelolaan anggaran tidak akan berjalan efektif dan efisien, dan Kota Pariaman telah sukses dengan Raihan E-purcasing tertinggi di Kota Pariaman, dan kita optimis untuk itu,” ujarnya.

Yota Balad juga berpesan kepada Ka Kanwil DJPb Provinsi Sumatera Barat ini, agar dapat menjembatani Kabupaten/Kota, untuk mendapatkan dana hibah dari Provinsi Sumatera Barat, apalagi dengan efesiensi anggaran yang ada saat ini, karena hibah tersebut, sangat dibutuhkan oleh Pemerintah Kabupaten/Kota, seperti Provinsi lainya di Indonesia.

“Semoga dengan adanya kolaborasi lintas sectoral baik pusat, provinsi dan daerah, semua permasalahan yang ada terkait dengan keuangan, dapat kita atasi bersama, karena walaupun kita bisa bekerja tanpa dana, tetapi tanpa adanya dana, capaian yang kita inginkan pasti tidak akan terwujud maksimal,” ujarnya mengakhiri (efa)