BERITA UTAMA

Dua Kebakaran Besar di Padang,  Hanguskan 7 Mobil, Gudang Akrilik dan Rumah, Kerugian Capai Rp 5 Miliar 

1
×

Dua Kebakaran Besar di Padang,  Hanguskan 7 Mobil, Gudang Akrilik dan Rumah, Kerugian Capai Rp 5 Miliar 

Sebarkan artikel ini
KEBAKARAN— Petugas Damkar melakukan penyemprotan air untuk memadamkan kebakaran yang menghanguskan gudang akrilik dan rumah di Kota Padang.

PADANG, METRO–Dua kebakaran besar terjadi di Kota Padang dalam waktu yang hampir berdekatan. Berun­tun, peristiwa yang terjadi pada Minggu malam (16/3) tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugiannya mencapai Rp 5 miliar rupiah.

Berdasakan data dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, kebakaran pertama terjadi di sebuah rumah di kawasan Jati Gaung, Kelurahan Jati, Kecamatan Pa­dang Timur, yang terjadi seusai waktu berbuka puasa, sekitar pukul 19. 42 WIB, dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00 wib.

Kabid Ops Damkar Ko­ta Padang, Rinaldi mengatakan bahwa api yang mem­bakar rumah tersebut diduga berasal dari tumpukan bensin dan tinner cat yang kemudian menyebar dengan cepat ke seluruh bagian rumah.

“Saksi langsung melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang. Setiba di lokasi, tim langsung melakukan pemadaman se­cepat mungkin. Sehingga upaya pemadaman mem­buahkan hasil dan berhasil menyelamatkan enam rumah. Di sana, satu orang penghuni rumah mengalami luka bakar di bagian tangan. Kerugian di taksir mencapai Rp 100 juta, “ katanya.

Baca Juga  Ditemukan Setelah Pencarian Panjang, Muhammad Rusdi Dikenang sebagai Penggerak Gotong Royong

Tak lama berselang, ungkap Rinaldi, masya­rakat kembali melaporkan terjadinya peristiwa kebakaran ke Damkar. Kali ini berlokasi di Jalan Surau Jambu, Kelurahan Lubuk Lintah, Kecamatan Kuranji, tepatnya di kantor dan gudang ACP Akrilik,  sekitar pukul 21.50 wib.

“Saksi mata melaporkan bahwa api pertama kali muncul dari kamar karyawan sebelum dengan cepat menyebar ke seluruh bangunan. Damkar me­ngerahkan 10 unit mobil pemadam dan 100 personel untuk menjinakkan si jago merah,” katanya.

Rinaldi menyebut, kebakaran tersebut menghanguskan satu bangunan gudang, satu bangunan kantor, serta tujuh unit mobil yang terparkir di lokasi. Akibatnya musibah kebakaran itu, total kerugian ditaksir mencapai Rp5 miliar.

Rinaldi mengatakan, dalam memadamkan api tersebut, pihaknya mengalami kendala untuk mencapai titik api dikarenakan lokasi kebakaran yang padat penduduk, serta akses jalan yang sempit.

Baca Juga  Hilang Kendali, Mobil L300 Hantam Pohon, Satu Penumpang Tewas

“Lokasi kebakaran berada di kawasan padat penduduk dengan akses jalan yang sempit, sehingga me­nyulitkan mobil pemadam untuk masuk. Namun, berkat koordinasi dengan TNI, Polri, dan masyarakat, api akhirnya berhasil dikendalikan sebelum menyebar lebih luas,” ujarnya.

Rinaldi memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka da­lam kedua insiden tersebut. Pemilik gudang diketahui bernama Omar (42), seorang pengusaha swasta. Dia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran.

“Untuk mengatasi kebakaran ini, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengerahkan 12 unit armada pemadam kebakaran dengan total personil sekitar 100 orang. Selain petugas damkar, aparat kepolisian juga turut hadir di lokasi kejadian untuk membantu pengamanan dan evakuasi,” pungkasnya. (brm)