PADANG, METRO–Dua kebakaran besar terjadi di Kota Padang dalam waktu yang hampir berdekatan. Beruntun, peristiwa yang terjadi pada Minggu malam (16/3) tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugiannya mencapai Rp 5 miliar rupiah.
Berdasakan data dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, kebakaran pertama terjadi di sebuah rumah di kawasan Jati Gaung, Kelurahan Jati, Kecamatan Padang Timur, yang terjadi seusai waktu berbuka puasa, sekitar pukul 19. 42 WIB, dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00 wib.
Kabid Ops Damkar Kota Padang, Rinaldi mengatakan bahwa api yang membakar rumah tersebut diduga berasal dari tumpukan bensin dan tinner cat yang kemudian menyebar dengan cepat ke seluruh bagian rumah.
“Saksi langsung melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang. Setiba di lokasi, tim langsung melakukan pemadaman secepat mungkin. Sehingga upaya pemadaman membuahkan hasil dan berhasil menyelamatkan enam rumah. Di sana, satu orang penghuni rumah mengalami luka bakar di bagian tangan. Kerugian di taksir mencapai Rp 100 juta, “ katanya.
Tak lama berselang, ungkap Rinaldi, masyarakat kembali melaporkan terjadinya peristiwa kebakaran ke Damkar. Kali ini berlokasi di Jalan Surau Jambu, Kelurahan Lubuk Lintah, Kecamatan Kuranji, tepatnya di kantor dan gudang ACP Akrilik, sekitar pukul 21.50 wib.
“Saksi mata melaporkan bahwa api pertama kali muncul dari kamar karyawan sebelum dengan cepat menyebar ke seluruh bangunan. Damkar mengerahkan 10 unit mobil pemadam dan 100 personel untuk menjinakkan si jago merah,” katanya.
Rinaldi menyebut, kebakaran tersebut menghanguskan satu bangunan gudang, satu bangunan kantor, serta tujuh unit mobil yang terparkir di lokasi. Akibatnya musibah kebakaran itu, total kerugian ditaksir mencapai Rp5 miliar.
Rinaldi mengatakan, dalam memadamkan api tersebut, pihaknya mengalami kendala untuk mencapai titik api dikarenakan lokasi kebakaran yang padat penduduk, serta akses jalan yang sempit.
“Lokasi kebakaran berada di kawasan padat penduduk dengan akses jalan yang sempit, sehingga menyulitkan mobil pemadam untuk masuk. Namun, berkat koordinasi dengan TNI, Polri, dan masyarakat, api akhirnya berhasil dikendalikan sebelum menyebar lebih luas,” ujarnya.
Rinaldi memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kedua insiden tersebut. Pemilik gudang diketahui bernama Omar (42), seorang pengusaha swasta. Dia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran.
“Untuk mengatasi kebakaran ini, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengerahkan 12 unit armada pemadam kebakaran dengan total personil sekitar 100 orang. Selain petugas damkar, aparat kepolisian juga turut hadir di lokasi kejadian untuk membantu pengamanan dan evakuasi,” pungkasnya. (brm)





