M.THAMRIN, METRO–Festival Qasidah Rebana tingkat Kota Padang untuk menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1446 H resmi berakhir, Rabu (12/3). Festival yang berlangsung sejak 10 Maret di areal parkir Masjid Agung Nurul Iman itu, diikuti 30 peserta dari 11 kecamatan.
Setelah dilakukan penjurian dari penampilan 30 peserta, keluar sebagai pemenang dalam kegiatan ini kelompok qasidah rebana dari majelis taklim utusan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, juara 2 diraih Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo dan juara tiga dari Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan.
“Setelah dilaksanakan penjurian selama 3 hari, dari penampilannya para peserta sudah memiliki kualitas dibanding tahun sebelumnya, kualitas vokal, dan teknik pengunaan qasidah serta harmoni dan kekompakan team sudah mulai meningkat,” terang Ketua Dewan Juri, Safril.
Hadir dalam penutupan acara Sekda Kota Padang Andree Algamar. Dalam sambutannya, Andree mengapreasiasi semangat dan motivasi para peserta yang berasal dari utusan kecamatan se Kota Padang yang begitu antusias mengikuti perlombaan ini.
“Ini membuktikan masyarakat Kota Padang sangat cinta seni dan memiliki jiwa yang lembut. Pemerintah hadir dalam memberikan ruang sebagai fasilitator mengapreasiasi giat masyarakat. Tidak hanya itu, program ini juga sejalan dengan visi dan misi Pemko di bawah Wali Kota dan Wakil Walikota Fadly Amran dan Maigus Nasir, yaitu menjadikannya sebagai ikon wisata halal Kota Padang, sesuai dengan falsafah hidup masyarakat minangkabau, ABS-SBK,” ungkap Andree.
Dalam acara penutupan tersebut juga dihadiri Zulhardi Z. Latif, Kadis Pariwisata Kota Padang serta Kabid Ekraf Dinas Pariwisata. Festival ini terselenggara atas dukungan dana pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Padang periode 2019-2024, Zulhardi Z. Latif yang di ditempatkan di bidang Ekraf di Dinas Pariwisata Kota Padang.
Zulhardi menjelaskan, festival ini bertujuan untuk menyemarakkan syiar Islam di bulan Ramadhan, memperkuat identitas budaya, dan meningkatkan minat wisatawan terhadap Kota Padang sebagai destinasi wisata halal.
“Festival ini diikuti 30 grup qasidah rebana yang berasal dari majelis taklim. Bagi para pemenang menerima sejumlah hadiah, dan individu-individu yang berprestasi akan direkrut sebagai personel grup qasidah yang akan mewakili Kota Padang dan Sumatera Barat dalam lomba di tingkat nasional,” jelas Zulhardi.
Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indra Syani, menyambut baik inisiatif ini dan berharap festival ini dapat menjadi agenda tahunan yang menarik wisatawan.
Festival Qasidah Rebana ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana silaturahmi antar majelis taklim di Kota Padang. Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan seni budaya Islami dan pariwisata di Kota Padang. (hsb)






