METRO PADANG

Gubernur Ajak Seluruh Kepala Daerah Perkuat Sinergitas Jaga Stabilitas Harga Sembako

0
×

Gubernur Ajak Seluruh Kepala Daerah Perkuat Sinergitas Jaga Stabilitas Harga Sembako

Sebarkan artikel ini
HIGH LEVEL MEETING— Wawako Padang Maigus Nasir, menghadiri High Level Meeting TPID Sumbar, di aula Anggun Nan Tongga, Kantor Perwakilan BI Sumbar, Selasa (11/3/).

PADANG, METRO–Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, meng­hadiri High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumbar, di aula Anggun Nan Tongga, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumbar, Selasa (11/3/). Pertemuan membahas langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok pada bu­lan Ramadhan dan jelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

Rapat yang mengusung tema “Sinergi dan Strategi Pengendalian Inflasi Ramadan dan Idul Fitri 2025” ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sumbar, Mah­yeldi Ansharullah. Turut hadir dalam forum tersebut para kepala daerah se-Sumbar, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta perwakilan lembaga vertikal lainnya.

Dalam kesempatan itu, Wawako Maigus Nasir me­nyam­paikan kabar meng­gem­birakan terkait kondisi inflasi di Kota Padang. Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Padang telah mengambil sejumlah langkah antisipatif untuk mengendalikan inflasi, terutama dalam menyambut bulan puasa dan lebaran.

Upaya tersebut di antaranya melalui pelaksanaan rapat TPID sebanyak dua kali serta menggelar operasi pasar murah secara berkelanjutan.

Baca Juga  2022, Penebusan Pupuk Bersubsidi harus Pakai Kartu Tani di Kota Padang, 40 Persen Petani Belum Mendapat Kartu

“Alhamdulillah, berkat upaya yang kita lakukan, inflasi di Kota Padang saat ini cukup terkendali dan ter­kontrol. Bahkan, pada Februari 2025, Kota Padang mengalami deflasi sebesar 0,20 persen dibandingkan bulan sebelumnya,” ungkap Wawako Maigus Nasir.

Maigus merinci bahwa def­lasi tahun kalender (Year-to-Date/Y-to-D) Kota Padang tercatat sebesar 0,48 persen, sementara deflasi tahunan (Year-on-Year/Y-on-Y) berada di angka 0,19 persen. Meskipun kondisi inflasi di Kota Pa­dang terbilang aman, Wa­wako Maigus Nasir tetap mengharapkan dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Provinsi Sumbar.

“Kota Padang memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian Su­matera Barat, setara dengan tujuh kabupaten/kota lainnya. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan dukungan dari provinsi agar stabilitas harga tetap terjaga. Terutama, kami antisipasi agar tidak terjadi penimbunan bahan kebutuhan pokok yang dapat me­micu kenaikan harga dan berujung pada lonjakan inflasi,” tegas Maigus, yang hadir didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Didi Aryadi, serta Kepala Bagian Perekonomian dan Sum­­ber Daya Alam (SDA), Indra Noveri.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sumbar Mah­­yeldi Ansharullah, me­nga­jak seluruh kepala da­erah di tingkat kabupaten dan kota untuk terus memperkuat sinergitas dalam menjaga stabilitas inflasi di wilayah Sumatera Barat.

Baca Juga  Andre Rosiade Apresiasi Komdis PSSI Tindaklanjuti Laporan Semen Padang FC

Ia mengapresiasi kinerja TPID se-Sumbar yang telah berhasil menekan inflasi di tahun 2024, di mana Sumbar menjadi provinsi dengan tingkat inflasi terendah kelima secara nasional.

Kepala Bulog Sumbar, R. Dharma Wijaya, yang turut hadir dalam rapat, memberikan jaminan ketersediaan stok beras di wilayah Sumbar dalam kondisi aman menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.

Ia menyebutkan, saat ini Bulog Sumbar memiliki cadangan beras Public Service Obligation (PSO) sebanyak 17.649 ton yang tersebar di berbagai kantor cabang dan gudang Bulog di seluruh Sumbar.

“Selain itu, kami juga memiliki stok komoditas komersial yang cukup, se­perti 371 ton beras komersial, 49 ton gula, dan 83 ton minyak goreng. Kami akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan kelancaran distribusi, terutama dalam menghadapi potensi peningkatan permintaan menjelang Ramadhan dan Idul Fitri,” pungkas Dharma Wijaya. (brm)