BERITA UTAMA

Bus Gumarang Jaya dan Truk Bak Datar Adu Kambing, Sopir Terjepit, 4 Orang Luka-luka

0
×

Bus Gumarang Jaya dan Truk Bak Datar Adu Kambing, Sopir Terjepit, 4 Orang Luka-luka

Sebarkan artikel ini
KECELAKAAN— Kondisi Bus Gumarang Jaya dan truk bak datar yang mengalami kecelakaan di Nagari Cupak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok.

SOLOK, METRO–Bus Gumarang Jaya adu kambing dengan truk bak datar  di Kelok Ga­duang Dama, Jalan Lintas Sumat­ra Solok-Padang te­patnya di Nagari Cupak, Ke­camatan Gunung Ta­lang, Kabupaten Solok, Selasa (11/3) sekitar pukul 11.45 WIB.

Diduga, penyebab kece­lakaan itu dikarenakan bus mengalami ban selip sat melewati jalan yang meni­kung tajam sehingga bus melaju melebar ke kanan jalan dan bertabrakan de­ngan truk bak datar terse­but. Akibatnya, empat orang yang terdiri dari sopir bus, sopir truk, kernet dan satu penumpang menga­lami luka-luka.

Bahkan, kedua sopir tersebut sempat terjepit di dalam ruang kemudi yang sudah ringsek pascatabrakan. Warga pun bahu-membahu membantu mengevakuasi kedua sopir yang terjepit dengan cara menarik bagian kendaraan yang ringsek. Selain itu, kecelakaan juga berdampak kemacetan lantaran kendaraan menutupi ba­dan jalan.

Kasat Lantas Polres Solok, Iptu Rido, kecelakaan terjadi di Jalan Solok-Padang, tepatnya di Jorong Sungai Rotan, Nagari Cupak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok Kecelakaan melibatkan Bus Gumarang Jaya dengan nomor polisi BE 7789 CU yang dikemudikan Dedi Sandra (40) dan Truk Mitsubishi Fuso dengan nomor polisi A 8815 XZ yang dikemudikan Masrizal (36).

“Berdasarkan penyelidikan awal, bus Gumarang Jaya yang datang dari arah Padang menuju Solok mengalami slip karena kondisi jalan yang basah dan berada di tikungan. Akibatnya, kendaraan melebar ke kanan dan masuk ke jalur berlawanan,” kata Iptu Rido.

Pada saat bersamaan, ungkap Iptu Rido, dari arah berlawanan datang Truk Mitsubishi Fuso yang bergerak dari Solok menuju Padang. Tabrakan pun ti­dak dapat dihindari karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat.

“Kondisi jalan saat kejadian dalam keadaan beraspal, namun basah dan licin karena hujan. Mes­kipun pandangan ke depan bebas, faktor cuaca hujan dan kondisi tikungan membuat pengemudi bus kehilangan kendali,” jelas Kasatlantas.

Akibat kecelakaan ter­sebut, kata Iptu Rido, korban Dedi Sandra mengalami patah tulang pada kedua kakinya. Sementara itu, seorang penumpang bus bernama Winarti (30) juga mengalami luka-luka. Di sisi lain, pengemudi truk Masrizal dan kernetnya, Nofri (29), sama-sama me­ngalami luka-luka dengan Nofri secara spesifik mengalami luka robek pada bibir atas.

“Seluruh korban dibawa ke Puskesmas Talang dan RSUD Arosuka Kabupaten Solok untuk mendapatkan perawatan medis. Kami juga telah mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan agar tidak menganggu akses lalu lintas dan memintai keterangan saksi-saksi,” tutupnya. (vko)