BERITA UTAMA

Membangun Generasi Muda yang Berakhlak Mulia

0
×

Membangun Generasi Muda yang Berakhlak Mulia

Sebarkan artikel ini
OLEH: Drs. H. Muhidi, MM (Ketua DPRD Sumbar)

OLEH: Drs. H. Muhidi, MM (Ketua DPRD Sumbar)

GENERASI muda adalah aset berharga bagi masa depan suatu bangsa. Dalam Islam, pemuda memiliki peran besar dalam membangun pera­da­ban dan menegakkan kebaikan di tengah masyarakat. Namun, di era modern ini, berbagai tantangan seperti pergaulan be­bas, krisis moral, dan pengaruh negatif media sosial semakin menggerus nilai-nilai akhlak.

Oleh karena itu, membangun gene­ra­si muda yang berakhlak mulia adalah tanggung jawab bersama yang harus dijalankan oleh semua pihak, baik orang tua, pendidik, maupun masyarakat.

Akhlak mulia adalah inti dari ajaran Islam yang harus ditanamkan sejak dini. Rasulullah SAW ber­sabda: “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia”. (HR. Ahmad, no. 8729).

Akhlak yang baik tidak hanya mencerminkan kepribadian seseorang tetapi juga menentukan ba­gai­mana seseorang berin­ter­aksi dengan Allah, sesama manusia, dan lingkungan.

Pemuda yang memiliki akhlak mulia akan tumbuh menjadi individu yang bertanggung jawab, disiplin, dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Oleh ka­rena itu, pendidikan berbasis nilai Islam menjadi kunci utama dalam membentuk karakter anak muda agar mereka tumbuh de­ngan prinsip yang kuat.

Selain pendidikan, keteladanan dari orang tua dan masyarakat memiliki pe­ran yang sangat penting dalam membentuk karakter ge­nerasi muda. Pemuda cenderung meniru apa yang mereka lihat di sekitar me­reka. Oleh karena itu, orang tua, guru, dan pe­mimpin masyarakat ha­rus memberikan contoh yang baik dalam akhlak dan pe­rilaku.

Rasulullah SAW adalah teladan terbaik dalam se­gala aspek kehidupan, sebagaimana Allah berfirman: “Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagi­mu…” (QS. Al-Ahzab: 21).

Jika lingkungan sekitar memberikan contoh yang baik, maka pemuda akan lebih mudah memahami dan menerapkan nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Di era digital ini, tanta­ngan yang dihadapi ge­nerasi muda semakin kom­pleks. Media sosial dan internet memiliki pengaruh besar terhadap pola pikir dan perilaku mereka. Oleh ka­rena itu, perlu ada bim­bingan agar mereka dapat menggunakan teknologi secara bijak, seperti untuk menambah ilmu, berdakwah, dan menyebarkan kebaikan.

Kesadaran akan akhi­rat juga harus ditanamkan sejak dini agar mereka memahami bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara dan setiap perbuatan akan dipertanggungjawabkan kelak. De­ngan pemahaman ini, me­reka akan lebih berhati-hati dalam bertindak dan lebih termotivasi untuk berbuat baik.

Membangun generasi muda yang berakhlak mu­lia adalah tugas yang tidak bisa diabaikan. Dengan pendidikan yang baik, keteladanan, pemanfaatan tek­nologi secara bijak, serta lingkungan yang mendu­kung, generasi muda da­pat tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berilmu, dan berakhlak.

Mereka akan menjadi pemimpin masa depan yang membawa kebaikan bagi umat dan bangsa. Semoga kita semua dapat berperan aktif dalam mem­bimbing dan mendi­dik generasi muda agar menjadi insan yang berakhlak mulia dan diridhai oleh Allah. Aamiin. (*)