BERITA UTAMA

Temuan MinyaKita Tak Sesuai Takaran dan di Atas HET, Kapolri: Kami Lakukan Penegakan Hukum

0
×

Temuan MinyaKita Tak Sesuai Takaran dan di Atas HET, Kapolri: Kami Lakukan Penegakan Hukum

Sebarkan artikel ini
KETERANGAN PERS— Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Menko Zulkifli Hasan memberikan keterangan pers usai pertemuan.

JAKARTA, METRO–MinyaKita menjadi sorotan luas setelah muncul temuan dijual tidak sesuai takaran. Tidak hanya itu, banyak masyarakat membeli MinyaKita dengan harga jauh di atas Harga Eceran Tertinggi atau HET. Atas temuan tersebut, Ka­polri Jenderal Polisi Listyo Sigit Pra­bowo memastikan bahwa instansinya akan melakukan penegakan hukum.

Jenderal Sigit menyebut, saat ini Polri sudah menurunkan tim ke tiga lokasi berbeda. Mereka juga tengah melaksanakan pendalaman atas temuan tersebut. Orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu menyatakan, bukan tidak mungkin pihaknya bakal melakukan proses hukum atas temuan itu. Apalagi bila melihat yang dirugikan dalam hal ini adalah masyarakat secara luas.

“Kami turun ke tiga lokasi, saat ini sedang kami lakukan pendalaman dan kemungkinan akan kami lakukan penegakan hukum. Karena memang apa yang kami dapati, yang isinya tidak sesuai kemasannya satu liter, kemudian juga ada yang menggunakan label Minyak Kita namun sebenarnya palsu,” kata dia pada Senin (10/3).

Sigit menyatakan bahwa saat ini, pihaknya sedang mendalami setiap temuan yang didapati oleh petugas di lapangan. Serupa dengan temuan ma­syarakat, Polri juga menemukan MinyaKita dijual tidak sesuai dengan takaran. Meski dalam kemasan yang beredar tertulis 1 liter, nyatanya kemasan itu hanya terisi antara 750 mili liter hingga 800 mili liter.

arga jual MinyaKita ju­ga banyak yang jauh di atas HET. Yakni Rp 15.700 per liter. Sementara di pasaran, tidak sedikit minyak kita dijual dengan harga Rp 18.000 hingga Rp 19.000. Belum lagi temuan MinyaKita palsu seba­gaimana disampaikan oleh Kapolri. Kondisi itu menunjukkan bahwa ada beberapa hal yang harus didalami. Secara terperinci, Sigit menyatakan, Satgas Pangan akan membeber temuan itu.

“Nanti akan dirilis secara resmi oleh satgas,” imbuhnya. (jpg)