AGAM/BUKITTINGGI

Polresta Bukittinggi Gelar Operasi Cipkon Malam Ramadhan, Ratusan Botol Miras Ilegal Diamankan

0
×

Polresta Bukittinggi Gelar Operasi Cipkon Malam Ramadhan, Ratusan Botol Miras Ilegal Diamankan

Sebarkan artikel ini
RAZIA MIRAS ILEGAL— Petugas gabungan dari Polresta Bukittinggi mengamankan dan menyita ratusan botol minuman keras ilegal saat gelar operasi cipta kondisi malam Ramadan 2025

BUKITTINGGI, METRO–Polresta Bukittinggi, Sumatera Barat, berhasil mengamankan ratusan bo­tol minuman keras (miras) saat menggelar operasi Cipta Kondisi (Cipkon) pa­da malam Ramadan, dengan sasaran sejumlah lokasi rawan pelanggaran di Kota Bukittinggi.

Kapolresta Bukittinggi, Kombes Pol. Yessi Kurniati, menjelaskan bahwa operasi ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terha­dap penyakit masyarakat (pekat) yang sering muncul selama bulan suci Rama­dan, khususnya pada ma­lam hari.

“Sasaran utama kami adalah tempat hiburan, lokasi yang biasa digu­nakan anak muda untuk balap liar, serta titik rawan pelanggaran lainnya,” kata Yessi, Senin (10/3).

Hasil dari operasi tersebut, petugas berhasil menyita 886 botol miras tanpa izin dari berbagai merek serta satu unit sepeda motor dengan knalpot tidak standar. Operasi ini digelar hingga menjelang waktu sahur, dan miras-miras yang disita berasal dari tiga titik berbeda yang biasa menjadi tempat peredaran minuman keras ilegal.

“Semua barang bukti ka­mi sita, termasuk miras yang ditemukan di tiga titik ter­sebut,” tambah Kapolresta.

Sebelum operasi dimulai, Polresta Bukittinggi menggelar apel pasukan yang dipimpin oleh Kabag Ops Polresta Bukittinggi, Kompol Al Indra, yang dihadiri oleh seluruh Kasat dan Kapolsek setempat.

Operasi Cipkon ini dilaksanakan sesuai dengan Surat Perintah (Sprin) Ka­polresta Bukittinggi Nomor: SPRIN/231/III/OPS.4.5/2025 tanggal 8 Maret 2025.

Kapolresta mengung­kapkan bahwa selama operasi berlangsung, situasi aman dan terkendali, dan tidak ada perlawanan dari pemilik toko yang mirasnya diamankan.

Kapolresta Bukittinggi juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam menjaga ketertiban selama bulan Ramadan.

“Ini adalah waktu yang tepat untuk beribadah dengan tenang. Kami mengajak warga untuk melaporkan setiap potensi pelanggaran yang terjadi kepada petugas kami,” ujar Kombes Pol Yessi Kurniati. (pry)