METRO SUMBAR

Pertahankan Hafalan 30 Juz, Dua Siswa MAN 2 Dihadiahi Umrah

0
×

Pertahankan Hafalan 30 Juz, Dua Siswa MAN 2 Dihadiahi Umrah

Sebarkan artikel ini
UMRAH— Yawqi Adam Mahdavikia dan Afnan Karimah El-Gumanti mendapatkan hadiah umrah gratis dari donatur.

PDG. PANJANG, METRO–Pertahankan hafalan Al-Qur’an 30 Juz, Yawqi Adam Mahdavikia dan Af­nan Karimah El-Gumanti mendapatkan hadiah umrah gratis dari donatur. Prestasi dua siswa kelas XII dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Padang Panjang Kampus Koto Baru ini sungguh membanggakan.

Afnan Karimah, Sabtu (7/3/2025) menyampaikan, ada rasa bahagia yang tak terbendung tatkala bisa mempertahankan hafalan 30 Juz.

“Saya sudah menghafalnya sejak beberapa ta­hun lalu. Tapi banyak yang lupa-lupa. Saat di sini, selalu ditekankan sama guru pembina tuk me-muroja’ah (mengulang-red). Alhamdulillah ini pertama kali saya benar-benar merasakan 30 Juz itu. Doain istikamah ya,” ucap Afnan de­ngan penuh syukur.

Baca Juga  Polemik Belum Terima Bantuan dari Nagari, Walnag Asam Kamba Membantah

Beda dengan Afnan, Yawqi Adam membagikan tips dalam menghafal Al-Qur’an. “Ikhlaskan niat, pilih waktu dan tempat yang tepat dan nyaman. Serta ja­ngan paksakan nambah hafalan dulu sebelum benar-benar sudah menguat­kan­nya di kepala,” ungkapnya.

Selain mereka berdua, pada tahun ini, tercatat ada 282 siswa kelas X, Xi dan XII MAN 2 memiliki hafalan Qur’an. Jumlah siswa dengan hafalan 26, 25, 24, 21, 20, 17 dan 14 Juz masing-masing satu orang. Hafalan 16 dan 11 Juz (dua orang), 13 Juz (tiga orang), 10 Juz (delapan orang) dan sebagian besar lainnya menghafal antara 3 hingga 9 Juz. Semua siswa itu, telah diwisuda pada 25 Februari lalu.

Baca Juga  Dinas DPKAD dan PUPR Pessel Harus Investarisir Aset Puing Jembatan Koto Rawang

Ustaz Heru Sentosa, Lc menyampaikan, seleksi Tahfiz yang berada di ba­wah naungan Markaz Dirasat Al-Qur’an binaan Ustaz Muhammad Furqony, Lc dilaksanakan dengan sa­ngat ketat.

“Selain menghadirkan penguji dari luar madrasah, peserta didik dituntut benar-benar hafal setiap juz,” katanya.

Dia berpesan agar para penghafal Al-Qur’an itu menjadikan hafalannya tidak hanya sekadar melekat di sertifikat dan menggantung di medali, namun harus melekat dalam hati dan menjadi tempat ketergantungan dalam kehidupan mereka. (rmd)