PADANG, METRO–Nuansa Ramadhan semakin menyelimuti Kota Padang setelah dibukanya secara resmi Pesantren Ramadhan pelajar tahun ini. Pembukaan yang berlangsung meriah di Masjid Agung Nurul Iman, Kamis (6/3) pagi, diikuti antusias oleh ribuan pelajar tingkat SD/sederajat hingga SMP secara daring.
Untuk Pesantren Ramadhan 2025, Pemko Padang melibatkan sekitar 1.100 masjid dan mushalla yang tersebar pada 11 kecamatan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan yang digelar 6-25 Maret.
Wali Kota Padang Fadly Amran, hadir langsung dalam acara pembukaan tersebut. Ia menyampaikan bahwa Pesantren Ramadhan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang berakhlakul karimah.
“Kepada seluruh panitia, saya berpesan mari kita rancang kegiatan Pesantren Ramadhan ini dengan inovasi menarik. Tujuannya adalah untuk mencerdaskan anak-anak kita sekaligus memperkuat akhlakul karimah mereka. Jadikan Pesantren Ramadhan ini sebagai kegiatan yang menyenangkan dan berkesan bagi para peserta,” ujar Wako Fadly Amran.
Selain fokus pada kegiatan Pesantren Ramadhan, wako juga menyampaikan perkembangan Program Unggulan (Progul) Pemko Padang yang telah berjalan. Ia mengingatkan kembali tentang peluncuran program BPJS Gratis bagi warga Kota Padang yang telah dilaksanakan pada 5 Maret 2025.
“Program BPJS Gratis ini adalah salah satu Progul utama pemerintahan kami. Tujuannya adalah untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi seluruh warga, terutama bagi mereka yang kurang mampu. Meski demikian, kami mengimbau kepada warga yang mampu agar tetap membayar BPJS secara mandiri, sehingga anggaran BPJS Gratis dapat lebih efektif dialokasikan bagi saudara-saudara kita yang benar-benar membutuhkan,” terang wako didampingi Wakil Wali Kota Maigus Nasir.
Ia juga mengajak seluruh warga Kota Padang untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan selama bulan Ramadan. Ia meminta warga untuk membuang sampah pada tempatnya dan mematuhi jadwal pengangkutan sampah yang telah ditetapkan oleh petugas.
“Kebersihan adalah bagian dari iman. Mari kita jaga kebersihan kota kita selama bulan Ramadan ini. Buanglah sampah pada tempatnya dan ikuti jadwal pengangkutan sampah agar kota kita tetap bersih dan nyaman,” imbau Fadly.
Dalam sektor kesehatan, Fadly Amran juga menyampaikan bahwa program ‘Dokter Warga’ telah aktif memberikan pelayanan kesehatan langsung di rumah-rumah warga sejak tiga hari setelah ia dilantik. Program ini diharapkan dapat mempermudah akses layanan kesehatan bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki kesulitan untuk datang ke fasilitas kesehatan.
Selain itu, wako juga menyebutkan berbagai program lain yang akan segera direalisasikan, seperti perbaikan jalan rusak, penanganan tawuran antar pelajar, serta pemberian seragam dan Lembar Kerja Siswa (LKS) gratis untuk siswa kurang mampu.
Khusus untuk mengatasi tawuran, Pemko Padang telah menyiapkan 400 personel tambahan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang di-BKO-kan ke Satpol PP, serta menerapkan program jam malam bagi anak-anak di bawah umur.
“Untuk mengatasi masalah tawuran, kita tidak hanya bertindak represif, tetapi juga preventif. Kita menyiapkan personel tambahan untuk Satpol PP dan menerapkan jam malam. Namun, peran aktif orang tua dan guru juga sangat penting dalam mengawasi anak-anak kita,” sebutnya.
Lebih lanjut, Wali Kota Fadly Amran menjelaskan program Smart Surau yang bertujuan menjadikan masjid dan musala sebagai pusat kegiatan positif bagi anak-anak dan generasi muda. Program ini menyediakan fasilitas Wi-Fi gratis dan ruang pembelajaran digital di masjid dan musala di seluruh Kota Padang.
“Melalui program Smart Surau, kita ingin menghidupkan kembali peran masjid dan musala sebagai pusat pendidikan dan pembinaan karakter generasi muda. Fasilitas Wi-Fi gratis dan ruang belajar digital diharapkan dapat menarik minat anak-anak dan remaja untuk lebih aktif di masjid dan musala,” jelasnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan keagamaan di bulan Ramadan, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang juga memberikan kabar gembira dengan menggratiskan tagihan air untuk 1.000 masjid dan mushala di Kota Padang selama bulan Ramadhan.
Sebagai apresiasi dan motivasi bagi penyelenggaraan Pesantren Ramadhan, Pemerintah Kota Padang juga akan memberikan reward berupa 1 unit sepeda motor di masing-masing kecamatan bagi pelaksanaan pesantren terbaik.
Selain itu, reward lain seperti laptop atau proyektor juga akan diberikan kepada pesantren-pesantren yang dinilai inovatif dan kreatif dalam menyelenggarakan kegiatan.
Pembukaan Pesantren Ramadhan Kota Padang ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama dan karakter generasi muda di Kota Padang.
Dengan dukungan penuh dari Pemko Padang dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, diharapkan Pesantren Ramadhan tahun ini dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat yang besar bagi kemajuan Kota Padang. (brm)






