JAKARTA –METRO – Wings Air (kode penerbangan IW) dan Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group memberikan keterangan bahwa melakukan penurunan harga jual tiket pesawat. Kebijakan ini berlaku untuk seluruh rute penerbangan efektif 30 Maret 2019.
Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro menyebutkan, Lion Air Group senantiasa menawarkan alternatif perjalanan udara berkualitas guna memberikan kemudahan dalam mobilisasi masyarakat, pebisnis dan wisatawan antardestinasi dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan.
“Penurunan harga jual merupakan kesungguhan Lion Air Group untuk menjawab tantangan serta peluang dinamika bisnis/ pasar traveling, mengakomodir permintaan jasa penerbangan sejalan meningkatkan aktivitas penerbangan,” terangnya.
Sebagai informasi, lanjutnya, Lion Air dan Wings Air menawarkan kepada travelers konsep perjalanan semakin menyenangkan yang disesuaikan kebutuhan dengan mempersiapkan rencana perjalanan lebih awal.
Di sisi lain, Lion Air Group secara resmi telah menerima satu pesawat baru tipe Airbus 320-200CEO (A320) yang langsung diterbangkan dari pabrikan Airbus di Toulouse, Perancis. Armada terbaru ini merupakan pesawat ke-42, dari total pesanan keluarga A320 yaitu 234 unit.
Pesawat baru memiliki registrasi PK-LZK mengudara bersama kru yang bertugas, yaitu Capt. Andri Thoradasa, Capt. Ditto Aria, First Officer (FO) Anggi Jenharto Muhammad, FO Kevin Ghatuama Sunaryanto serta Engineer on Board (EOB) Sandi Permana dan Giovanni Lucano Totti.
Batik Air menggunakan nomor penerbangan ID-001, lepas landas (30/ 3) dari Bandar Udara Internasional Toulouse Blagnac yang terletak di selatan daerah Blagnac dan di barat laut kota Toulouse, Perancis, Eropa (TLS) pukul 11.51 waktu setempat (Currently Central European Summer Time/ CEST, GMT+1) dan mendarat di Bandar Udara Internasional Al Bateen, Abu Dhabi, United Arab Emirates (AZI) pada 21.00 waktu setempat (Gulf Standard Time/ GST, GMT+4).
Penerbangan ID-001 melanjutkan perjalanan (30/ 3) dari Bandar Udara Internasional Al Bateen pukul 22.00 waktu setempat dan tiba (31/ 3) di Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia (KUL) pada 09.30 waktu setempat (Malaysia Time/ MYT, GMT+8). Kemudian A320CEO Batik Air PK-LZK berangkat dari Kuala Lumpur pada 11.30 waktu setempat dan hari ini sudah mendarat di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (CGK) pukul 12.02 waktu setempat (Western Indonesia Time/ WIB, GMT+7). Pesawat baru disambut langsung oleh tim Batik Air setelah melalui waktu tempuh sekitar 19 jam 40 menit.
Pesawat PK-LZK melengkapi kekuatan dari armada yang saat ini dioperasikan oleh Batik Air, terdiri dari 41 Airbus 320-200CEO (12 kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi), enam Boeing 737-900ER (12 kelas bisnis dan 168 kelas ekonomi) serta delapan Boeing 737-800NG (12 kelas bisnis dan 150 kelas ekonomi).
Chief Executive Officer (CEO) Batik Air, Capt. Achmad Luthfie juga menambahkan , mengatakan, “Kami sangat senang dengan mendatangkan kembali pesawat yang tiba sesuai jadwal. Kehadiran Airbus 320 sebagai bukti kesungguhan Batik Air dalam menyediakan pelayanan terbaik guna menambah tingkat kenyamanan para tamu saat melakukan penerbangan sesuai konsep pre-flight, in-flight serta post-flight. Hal ini sejalan dengan upaya Batik Air untuk semakin meningkatkan pengalaman terbang bagi pebisnis dan wisatawan di kelas premium services airlines.”
“Batik Air mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerjasama dari kru serta berbagai pihak yang telah membantu memperlancar proses pengiriman pesawat Airbus ke-42. Rencananya, A320 PK-LZK difungsikan untuk meningkatkan kapasitas angkut penumpang dan barang, memperkuat layanan rute yang sudah ada serta pengembangan jaringan perusahaan seperti pembukaan rute baru. Selain itu kami menilai, pesawat baru mampu menambah tingkat kepercayaan, loyalitas serta kepuasan dari para tamu,” papar Capt. Luthfie. (hsb/rel)





