SOLOK, METRO–Bupati Solok, Jon Firman Pandu, didampingi Wakil Bupati Solok, Candra, pimpin langsung Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) yang dihadiri oleh jajaran pejabat daerah. Jon Firman Pandu menekankan pentingnya sinergi dan kekompakan dalam pemerintahan guna memastikan seluruh program dapat berjalan dengan baik. Ia mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk bekerja dengan penuh keseriusan, keikhlasan, serta mengikuti aturan yang berlaku. Dalam rapat itu, dia juga mengidentifikasi persoalan utama, yaitu data pemerintahan yang belum terpadu. Untuk itu, ia menekankan perlunya penerapan sistem Satu Data dengan bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Solok.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya efisiensi anggaran, namun tetap memastikan layanan dasar masyarakat tetap berjalan optimal.
“Mari kita jalankan pemerintahan ini dengan penuh keseriusan, disertai hati yang ikhlas dan tulus dalam menjalankan setiap tugas. Pemerintahan yang kita jalankan harus selalu berada dalam koridor aturan dan ketentuan yang berlaku, sehingga setiap kebijakan dapat bermanfaat bagi masyarakat dan berjalan dengan baik,” tegas Bupati Solok.
Di samping itu Bupati Jon Firman Pandu memaparkan sejumlah program prioritas seperti Solok Bersih, Revitalisasi Taman Hutan Kota agar dapat kembali dimanfaatkan oleh masyarakat, penguatan nilai gotong royong hingga ke tingkat nagari untuk memperkuat kebersamaan, dan optimalisasi potensi daerah melalui pemanfaatan sumber daya lokal secara maksimal.
Sementara, Wakil Bupati Candra menyoroti pentingnya kebersihan lingkungan sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan lingkungan bebas sampah.
Oleh karena itu, Pemkab Solok telah mencanangkan Solok Bersih dalam Program 100 Hari Kerja. Selain itu, Ia juga menekankan ketahanan pangan sebagai prioritas utama, yang sejalan dengan program provinsi “Sawah Pokok Murah”.
Di sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten Solok juga telah mengalokasikan anggaran BPJS sebesar Rp. 5 miliar guna meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat. Dalam bidang pendidikan, langkah-langkah strategis akan segera dirapatkan guna memastikan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Solok. “Tiga pilar utama dalam pembangunan manusia adalah tak ada yang tak makan (kesejahteraan), tak ada yang tak pintar (pendidikan), dan tak ada yang tak terobati (kesehatan). Ketiga hal ini harus kita dorong bersama demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Solok,” ujar Wakil Bupati.
Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Solok dalam memperkuat kolaborasi dan efektivitas pemerintahan. Dengan dukungan penuh dari seluruh jajaran, diharapkan program-program unggulan dapat berjalan optimal. (vko)





