BERITA UTAMA

Lebih Seribu KK Terdampak Banjir, Komisi 1 DPRD Dharmasraya Pertanyakan Kepedulian Perusahaan

0
×

Lebih Seribu KK Terdampak Banjir, Komisi 1 DPRD Dharmasraya Pertanyakan Kepedulian Perusahaan

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi 1 DPRD Dharmasraya, Heri Saputra

DHARMASRAYA, METRO–Hampir dua minggu ranah Cati nan Tigo dilanda bencana banjir di banyak tempat, Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Dharmasraya, Heri Saputra pertanyakan kepedu­lian perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Dharmasraya terhadap masya­rakat yang kini terdampak oleh banjir.

“Mereka yang kini terdampak oleh banjir tersebut tak hanya mengalami kerugian materil, namun juga moril. Ada mereka yang untuk sementara tidak bisa melanjutkan mata pencarian mereka, kehilangan ternak, ga­gal panen, dan lain sebagainya,” sebut Heri Saputra kepada Postmetro, Selasa (4/3).

Dilanjutkannya, bahwa sepertinya bencana Hidrometeorologi ini akan terus berlanjut, mengingat faktor cuaca yang masih belum bersahabat, dan kini total sudah lebih dari 7 nagari di Dharmasraya kini tengah dilanda banjir dan meninggalkan duka yang men­dalam bagi ma­sya­rakat.

“Berdasarkan data BPBD Kabupaten Dharmasray, sebanyak 1.100 KK terpaksa mengungsi akibat kejadian ini, dan ratusan hektar sawah juga terancam gagal panen karena dihempas air deras,” ungkapnya.

Dengan fakta seperti itu, ditambahkan Heri, seharusnya perusahaan-perusahaan yang ber­operasi di wilayah Kabupaten Dharmasraya ini setidaknya harus menunjukkan kepedulian mereka terhadap masyarakat sekitar, jadi jangan hanya sekedar mencari keuntungan saja di sini.

“Kita bisa pastikan, bahwa nagari-nagari yang sekarang terkena banjir, itu semuanya berada di kawasan sekitar lingkup perusahaan, sebut saja, dimulai dari Nagari Tim­peh, Kampung Surau, Bonjol, Silago Banai, dan lain-lain,” tegasnya.

Dan jika diadakan penelitian lebih lanjut mengenai persoalan banjir di beberapa wilayah tersebut, Heri yakin, bahwa kebera­daan perusahaan-perusahaan kemungkinan besar akan menjadi faktor utama dari bencana yang kini melanda Kabupaten Dharmasraya ini.

“Maka dari itu, kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Wilayah Dharmasraya, saya meminta, mari tunjukkan kepedulian terhadap masya­rakat yang terdampak dari bencana, jangan berpangku tangan saja, dan mari saling bersinergi da­lam memajukan kabupaten tercinta ini,” tutup Heri. (cr1)