PADANG, METRO–Sumbar lumbung pangan nasional dan ekonomi hijau dengan tagline “Gerak Cepat Sumbar Sejahtera”, merupakan misi ke dua Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dan Wagub Vasco Ruseimy dalam masa kepemimpinannya.
Misi tersebut telah disampaikan dalam Sidang Rapat Paripurna DPRD Sumbar yang dipimpin oleh Ketua DPRD Sumbar Muhidi, Senin (3/3), dalam pidato pertamanya setelah dilantik presiden Prabowo.
Menurut Gubernur misi ini sudah diselaraskan dengan Asta Cita ke Dua Presiden yang termuat dalam RPJMN 2025 – 2029, yaitu Memantapkan Sistem Pertahanan dan Keamanan dan Mendorong Kemandirian Bangsa Melalui Swasembada Pangan, Energi, Air, Ekonomi Kreatif, Ekonomi Hijau dan Ekonomi Biru.
“Misi kedua ini berfokus pada penguatan sektor pertanian sebagai lumbung pangan nasional serta penerapan ekonomi hijau yang berkelanjutan,” kata Mahyeldi.
Salah satu langkah utama dalam misi ini adalah pengalokasian 10% APBD untuk sektor pertanian, yang diarahkan pada peningkatan produksi, pengembangan industri hilir, serta penyediaan asuransi bagi usaha tani.
“Pemerintah Provinsi berupaya memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan nilai tambah produk pertanian, serta memberikan perlindungan bagi petani dalam menghadapi risiko gagal panen,”jelasnya.
Selain itu, lanjut Mahyeldi, konsep perhutanan sosial turut menjadi bagian penting dalam strategi pembangunan daerah. Melalui pemanfaatan hutan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, pemerintah memberikan hak kelola kepada komunitas lokal agar dapat memanfaatkan hasil hutan secara berkelanjutan tanpa mengancam kelestariannya.
Ketua DPRD Sumbar, Muidi mengingatkan visi, misi, sasaran dan program kerja yang akan dilaksanakan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat untuk 5 tahun ke depan dengan segala keterbatasannya, butuh dukungan, kerjasama dan kolaborasi dari semua pemangku kepentingan, stakeholder dan masyarakat Sumatera Barat.
“DPRD Provinsi Sumatera Barat mengajak kita semua untuk memberikan perhatian, dukungan, bantuan, kerjasama dan saling berkolaborasi serta bersinergi dengan Gubernur dan Wakil Gubernur membangun Provinsi Sumatera Barat yang lebih baik, sesuai dengan tugas, fungsi, kewenangan dan kemampuan potensi kita masing-masing,” kata Muhidi. (hsb)






