PADANG, METRO–Menyukseskan program mudik gratis Pulang Basamo pada Lebaran Idul Fitri 1446 H, panitia Ranah Rantau Festival 2025, mengadakan diskusi dengan pengurus organisasi Pedagang Pasar Raya Padang.
Kegiatan itu dihadiri Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar Dt. Nan Sati, Kamis (27/2) di kantor Pengelola Pasar Raya Fase VII. Ranah Rantau Festival 2025 merupakan kegiatan Silaturahmi, Sinergi & Kolaborasi untuk menyambut dunsanak berhari raya Idul Fitri di Kota Padang.
Rencana kegiatan itu yang akan dilaksanakan buka bersama dengan perantau, bazar, UMKM & stand kuliner, pagelaran seni tradisi Minangkabu dan konser.
Koordinator Kegiatan Ranah Rantau Festival 2025 Effendi Firdaus Koto mengatakan, semua pihak siap menyukseskan festival ini. Selain itu, diharap kedatangan para perantau bisa meramaikan Fase VII dan Pasar Raya Padang .
“Ranah Rantau Festival 2025 ini sekaligus mengenalkan Wako dan Wawako Fadly Amran – Maigus Nasir. Mengenalkan Pasar Raya termasuk Fase VII kepada perantau,” kata Effendi Firdaus.
Selain itu, kata Effendi Firdaus, kita mengetahui bahwa Kota Padang adalah salah satunya Kota Perdagangan dan wisata, Maka kita angkat lagi karena bangunan Fase VII telah baru selama ini bangunan ini rusak habis kena bencana gempa bumi dan covid, pedagang – pedagang juga dampak terdampak dan pembeli sepi belanja.
“Kita harapkan dengan kegiatan ini bisa meramaikan dan banyak pengunjung yang akan hadir sebagai magnet baru. Apalagi kita gelar kegiatan buka bersama dengan Perantau, Bazar, UMKM & Stand Kuliner, pegelaran Seni Tradisi Minangkabu dan Konser,” kata Effendi.
Untuk kata Effendi, kegiatan ini akan dibentuk panitia dengan melibatkan dan merangkul pedagang-pedagang di Pasar Raya Padang,” pungkasnya.
Sementara itu Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar Dt. Nan Sati, menyebut bahwa Ranah Rantau Festival 2025 ini, bagus dengan telah dibangun Fase VII. Dengan adanya even orang akan banyak berkunjung ke Pasar raya dan akan jual beli meningkat.
“Kepada panitia kita minta buat acara kesenian, kebudayaan, lomba olah raga, lomba kuliner, dan lainnya. Harapan kami dengan adanya kegiatan bisa meningkatkan perekonomian, dan silaturahmi antara ranah dan rantau,” tutur Fauzi Bahar. (ped)






