METRO SUMBAR

Wabup Ahmad Fadly Bantu Korban Kebakaran di Tanjung Emas

0
×

Wabup Ahmad Fadly Bantu Korban Kebakaran di Tanjung Emas

Sebarkan artikel ini
BANTUAN KORBAN KEBAKARAN—Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly meninjau sekaligus menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah kebakaran yang terjadi kemarin sore di jorong Koto Tangah, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tanjung Emas, Rabu (26/2).

TANAHDATAR, METRO–Sebagai wujud perhatian terhadap warganya yang tertimpa musibah, Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly meninjau sekaligus menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah kebakaran yang terjadi kemarin sore di jorong Koto Tangah, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tanjung Emas, Rabu (26/2).

“Kemarin sore Saya menerima laporan dari pak Camat bahwa telah terjadi mu­sibah kebakaran yang menghanguskan satu rumah yang dihuni oleh 2 Kepala Keluarga (KK), tentunya pagi ini Saya langsung kesini sekaligus membawa bantuan, semoga ini bisa bermanfaat,” ujar Wabup.

Kepada keluarga yang tertimpa musibah, Wabup Ahmad Fadly juga mendoakan agar selalu diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini. Semoga saudara kita ini selalu diberikan kesabaran dan yakinlah dibalik musibah yang terjadi ini pasti ada hikmahnya dari Allah SWT,” ujarnya.

Baca Juga  Dari 142 Sampel, Empat Terkonfirmasi Positif

Kehadiran Wabup pagi itu juga didampingi langsung oleh Kepala Dinas Sosial P3A H. Afrizon beserta jajarannya, Plt. Camat Tanjung Emas Arif Gani, dan Wali Nagari Koto Tangah beserta perangkat.

Sementara, Kepala Dinas Sosial P3A H. Afrizon sampaikan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar serahkan bantuan berupa sembako, selimut dan peralatan masak.

“Bantuan yang kami serahkan kepada korban kebakaran yaitu 2 KK atas nama Miko Apriwaldi dan Raflius berupa sembako, selimut dan peralatan masak,” terangnya.

Baca Juga  Pj Wako Bersama DPRD Sepakati Lima Ranperda menjadi Perda 2024

Diketahui sebelumnya, Satu buah rumah Permanen dimamah Sijago Merah pada Senin (24/2) sekitar pukul 17:45 WIB dan api langsung dipa­damkan oleh dinas pemadam kebakaran dengan mengerahkan armada pemadam kebakaran sebanyak 3 unit de­ngan jumlah Personil seba­nyak 15 orang.  Setelah berjibaku selama sekitar 1 jam, api akhirnya bisa dipadamkan. Akibat musibah kebakaran tersebut, kerugian diper­kirakan mencapai sekitar Rp 125 juta. (ant)