METRO PADANG

Rawan Kenakalan Remaja saat Ramadhan, Satpol PP Ajak Orang Tua Aktif Ikut Awasi Anak

0
×

Rawan Kenakalan Remaja saat Ramadhan, Satpol PP Ajak Orang Tua Aktif Ikut Awasi Anak

Sebarkan artikel ini
CEK PASUKAN— Kepala Satpol PP Kota Padang Chandra Eka Putra melakukan pengecekan personel saat apel pagi, Senin (24/2) di halaman Mako Satpol PP Kota Padang.

PADANG, METRO–Aktivitas kenakalan re­maja biasanya marak pada bulan Ramadhan. Peristiwa bermain petasan hingga ‘asmara’ subuh hingga aksi tawuran biasanya bisa mun­cul saat sebagain be­sar umat muslim men­ja­lan­­kan ibadah. Satpol PP Padang pun meminta pihak orang tua ikut aktif menga­wasi anak-anak selama bulan Ramadhan untuk men­cegah munculnya ke­na­kalan remaja.

Kepala Satpol PP Kota Padang Chandra Eka Putra, mengungkapkan Pemko Padang melalui Satpol PP akan terus menggencarkan patroli rutin untuk meng­anti­sipasi gangguan ke­ama­nan dan ketertiban umum (trantibum) selama Ramadhan di Kota Padang.

“Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Padang dalam menjaga kondusifnya pelayanan kenyamanan dan ketertiban yang diberikan kepada masyarakat. Selain itu juga memberi kenyamanan untuk melanjalankan ibadah puasa dan juga ibadah tarawih di ma­lam hari,” ungkap Chandra, Senin (24/2).

Untuk itu, pihkanya me­ng­imbau peran semua pihak terutama peran orang tua untuk aktif mengontrol aktivitas anak-anak­nya selama bulan Ramadhan. Sehingga mereka tidak terjaring dalam operasi pengawasan maupun berurusan masalah hukum.

Dijelaskan, ketika bulan Ramadhan tiba, gangguan trantibum, seperti tawuran dan perang sarung kerap terjadi. Terutama di malam hari.

Sebab, ketika bulan Ramadhan tiba, gangguan trantibum, seperti tawuran dan perang sarung kerap terjadi. Terutama di malam hari.

“Kemudian, langkah preventif lain yang dilakukan Satpol PP untuk menekan gangguan trantibum adalah dengan menggandeng para orang tua. Kita meminta orang tua memberikan pengawasan ekstra aktivitas putra putrinya selama bulan Rama­dhan,” katanya.

“Orang tua harus lebih mengawasi anak-anak, te­ru­tama pada malam hari setelah pukul 21.00 WIB, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, utamanya mencegah ke­naka­lan remaja. Pastikan anak-anak sudah ada di rumah,” tutur Chandra.

Jika dalam patroli ditemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketentraman dan ketertiban umum, maka petugas akan melakukan penindakan de­ngan membawa yang bersangkutan ke Mako Satpol PP.

“Lalu, apabila kami me­ne­mukan adanya anak-anak yang bergerombol, akan kami datangi dan kami minta mereka untuk bubar. Kami tegas namun tetapi mengedepankan pendekatan humanis,” tandas Chandra.

Tradisi Balimau

Di sisi lain, untuk mengantisipasi tradisi balimau yang dilakukan sebelum masuk Ramadhan, pihaknya akan menurunkan personel guna melakukan pelayanan ketertiban. “Satpol PP bergabung dengan TNI-Polri melakukan patroli di lokasi-lokasi yang dianggap rawan keramaian balimau, seperti pantai, jalur Bypass dan seputaran Kha­tib Sulaiman,” terang Chan­dra.

Sementara itu di bulan ramadhan nanti pihaknya juga akak berupaya intens melakukan pengawasan terutama personel yang di-BKO-kan di kecamatan kecamatan yang ada. (brm)