AGAM/BUKITTINGGI

Pemko Lakukan Sidak Pasar, Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Menjelang Ramadan

0
×

Pemko Lakukan Sidak Pasar, Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Menjelang Ramadan

Sebarkan artikel ini
SIDAK— Wakil Wali Kota, Ibnu Asis, bersama TPID Kota Bukittinggi saat melakukan sidak ketersediaan bahan pokok menjelang ramadan 2025, Senin (24/2).

BUKITTINGGI, METRO–Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) menggelar Inspeksi Men­dadak (Sidak) Pasar untuk memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang bulan puasa Ramadan 2025. Sidak ini bertujuan untuk memantau harga dan stok bahan pokok di pasar-pasar tradisional serta menerima masukan dari pedagang dan pembeli.

“Kami melakukan peninjauan lapangan untuk memastikan apakah bahan po­kok cukup atau tidak, sekaligus mendengar masukan dan saran dari pedagang serta pembeli di pasar rak­yat,” ujar Wakil Wali Kota Bu­kittinggi, Ibnu Asis, saat me­lakukan Sidak, Senin (24/2).

Ibnu Asis memimpin langsung Sidak yang dilakukan bersama Forkopimda ke beberapa pasar, termasuk Pasar Sayur Aur Kuning dan beberapa lokasi di Pasar Bawah, Kota Bukittinggi. Dalam pantauannya, ia menyatakan bahwa ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan saat ini dalam kondisi aman.

Baca Juga  139 Kasus Baru Terkonfirmasi Positif Ditemukan di Agam

“Ketersediaan bahan pokok saat ini cukup, dan kami perkirakan dua hingga tiga pekan ke depan stok masih aman,” ujar Ibnu Asis.

Meskipun demikian, ia mengungkapkan adanya kecenderungan turunnya daya beli masyarakat, meski tidak terjadi penimbunan atau kelangkaan bahan pokok. “Insya Allah, pasar akan kembali ramai beberapa hari sebelum Rama­dan,” katanya optimis.

Selama Sidak, Wakil Wali Kota juga menerima keluhan dari pedagang mengenai kondisi pasar yang dianggap kurang tertata. “Kami akan memenuhi harapan pedagang untuk pasar yang lebih rapi dan nyaman,” tambahnya.

Suryani (52), seorang pe­dagang bahan pokok di Pasar Sayur, mengungkapkan bahwa meski terjadi ke­naikan harga bahan po­kok, daya beli masyarakat masih rendah menjelang Ramadan.

“Biasanya, pembeli akan ramai tiga hari sebelum Ramadan. Untuk harga, ada kenaikan, terutama pada bawang dan cabai,” ujarnya.

Baca Juga  Badan Keuangan Tertibkan Rekening Internal OPD

Harga cabai merah sa­at ini berkisar antara Rp 45.000 hingga Rp 50.000 per kilogram. Suryani juga menjelaskan bahwa harga cabai pernah mencapai Rp 80.000 per kilogram bulan lalu akibat cuaca buruk dan terbatasnya pasokan dari Jawa, Aceh, dan Medan.

Selain itu, harga ba­wang merah juga mengalami kenaikan menjadi Rp 31.000 per kilogram, naik dari harga minggu lalu yang hanya Rp 28.000 per kilogram. Di sisi lain, harga telur ayam tercatat sebesar Rp 27.400 per kilogram, daging sapi Rp 150.000 per kilogram, dan minyak go­reng Rp 15.000 per liter.

Dengan adanya Sidak ini, diharapkan pemerintah dapat mengantisipasi potensi masalah terkait stok dan harga bahan pokok menjelang Ramadan dan membantu menjaga kestabilan ekonomi masyarakat Kota Bukittinggi. (pry)