JAKARTA, METRO–Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyampaikan bahwa terdapat 46 kepala daerah tidak hadir tanpa keterangan untuk mengikuti pembekalan atau retret di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah (Jateng).
Bima menyatakan bahwa panitia mempersilakan para kepala daerah tersebut mengirimkan perwakilan, jika memang tidak bisa hadir secara langsung.
“Untuk hal-hal yang lain apabila memang kemudian diputuskan tidak hadir karena satu atau lain hal, maka panitia meminta agar kepala daerah yang bersangkutan mengirimkan wakilnya untuk mengikuti rangkaian acara di Magelang ini,” kata Bima, dikutip Minggu (23/2).
Sementara, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan bahwa retret kepala daerah sangat penting, bukan untuk pemerintah pusat, melainkan bagi pemerintah daerah. Selain itu, retret juga penting bagi kepala daerah yang perlu saling mengenal satu sama lain.
“Saya menganggap bahwa kegiatan orientasi kepala daerah sangat-sangat penting. Bukan kepentingan pusat, kepentingan daerah itu sendiri. Supaya rekan-rekan kepala daerah memiliki bekal yang cukup sebelum lima tahun nanti melangkah,” tegas Tito.
Sebagian besar kepala daerah yang belum hadir retret di Magelang merupakan kader PDIP. Pasalnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengeluarkan instruksi kepada para kader partai berlambang banteng untuk menunda keberangkatan.
Instruksi itu keluar tidak lama setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. (jpg)






