PROGRAM TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 di Kabupaten Agam resmi dibuka, Rabu (19/2). Pembukaan ditandai digelarnya upacara di Lapangan Wirabraja, Bukittinggi.
Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Agam, Andri Warman dan dihadiri Danrem 032 Wirabraja, Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo. Pada kesempatan tersebut, dilaksanakan penandatanganan naskah kerja sama Kodim 0304 Agam dan Pemkab Agam dengan penyerahan alat kerja secara simbolis kepada Satgas TMMD.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah diwakili Kabid Usaha Ekonomi Masyarakat, SDA dan Teknologi Tepat Guna (TTG) Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Mahdianur mengatakan, TMMD membantu pemerintah daerah mempercepat proses pembangunan demi kemajuan desa serta memantapkan kemanunggalan TNI dengan masyarakat.
“TMMD dipusatkan di Nagari Balingka, Kecamatan IV Koto dengan sasaran fisik ditargetkan meliputi pembukaan jalan sepanjang 2,8 kilometer dan infrastruktur pendukung desa,” katanya.
TMMD menyasar perbaikan rumah ibadah berupa mushala, pembangunan MCK, renovasi 5 unit rumah tidak layak huni (RTLH), dan penyuluhan ketahanan pangan dengan penanaman 200 pohon. Juga ada program percepatan penanganan stunting dengan pembagian 100 paket makanan.
Sementara itu, Kabid Kerja Sama dan Pembangunan Kawasan Perdesaan (KPKP) Vera Irawati, ST, MM mengatakan, adapun kegiatan non-fisik mencakup penyuluhan tentang bela negara, wawasan kebangsaan, hukum, kamtibmas, bahaya narkoba, keluarga berencana, kesehatan, pertanian, pendidikan, lingkungan hidup, serta pencegahan stunting. “Tambahan kegiatan fisik juga meliputi pembersihan sungai dan pasar,” katanya.
Bupati Agam Andri Warman menyampaikan TMMD diharapkan menjadi momentum berharga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Program TMMD adalah upaya untuk memberdayakan masyarakat atau nagari dengan membangun dan merehabilitasi sosial ataupun umum yang secara langsung dapat menyentuh kepentingan masyarakat,” kata Andri Warman.
Ia menambahkan sasaran TMMD juga meliputi kegiatan fisik baik sarana dan prasarana seperti fasilitas umum, sosial, rumah ibadah, rehab rumah yang tidak layak huni (RTLH ) dan fasilitas lainnya.
Dandim 0304/Agam Letkol Arm Bayu Arditya Nugroho mengatakan, TMMD bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga menanamkan semangat gotong royong serta meningkatkan kesadaran bela negara di kalangan masyarakat.
“Program TMMD ini wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat. Terutama pembangunan jalan yang selama ini menjadi kendala bagi warga dengan harapan dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat,” kata Bayu.
Kegiatan pembukaan TMMD turut dihadiri Kasiren Rem 032/ Wirabraja Kolonel Arm. Firstya Andrean Gitrias, Kasi ter Rem 032 / Wirabraja Kolonel Inf Indra Padang, Dandim 0309/Solok, Kapolresta Bukittinggi, Kapolres Agam, Dansub POM Bukittinggi, Dantebek Bukittinggi, Kepala RST Bukittinggi, Dadenpal Bukittinggi dan forkopimda. (**)






