BERITA UTAMA

Dinilai Lamban Ungkap Sejumlah Kasus Kriminal, Polres Dharmasraya Digeruduk Mahasiswa dan Aliansi Pemuda

0
×

Dinilai Lamban Ungkap Sejumlah Kasus Kriminal, Polres Dharmasraya Digeruduk Mahasiswa dan Aliansi Pemuda

Sebarkan artikel ini
UNJUK RASA— Aliansi pemuda dan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di Mapolres Dharmasraya.

DHARMASRAYA, METRO–Dinilai lamban mena­ngani sejumlah kasus kri­minal di Kabupaten Dhar­masraya, aliansi pemuda dan mahasiswa melaku­kan aksi unjuk rasa me­n­desak jajaran Polres Dhar­masraya agar segera me­nyelesaikan segala kasus kriminal yang telah mere­sahkan masyarakat, Senin (17/2).

Salah satu kasus yang mereka soroti adalah ka­sus kriminal yang baru-baru ini terjadi, yaitu pe­rampokan bersenjata api yang terjadi di Nagari Su­ngai Betung yang menurut mereka sampai saat ini belum menemui titik te­rang, sehingga menim­bul­kan kecemasan dan keta­kutan bagi masyara­kat di wilayah Cati Nan Tigo.

Dijelaskan salah seo­rang pengunjuk rasa yang juga Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Nanda Arfalia, sudah beberapa kali perampokan bersenjata terjadi di Kabupa­ten Dharmasraya, namun tak satupun dari kasus ter­sebut yang terungkap. Sehingga, menimbulkan pertanyaan di benak ma­syarakat terhadap kinerja pihak kepolisian yang ada di Dharmasraya.

Selain perampokan, di­tambahkan Nanda, pihak kepolisian di Dharmasraya juga sepertinya abai terhadap kasus-kasus kriminal lainnya, seperti kasus asusila terhadap anak di bawah umur, illegal mining, dan juga illegal loging yang masih marak dan seperti tidak tersentuh hukum.

“Ini tentunya menjadi pertanyaan di benak ma­syarakat terhadap kinerja kepolisian di Kabupaten Dharmasraya, sudah berapa banyak kasus kriminal yang ada hilang ditelan angin, sedang beberapa kasus belum sampai juga ke meja pengadilan,” ungkapnya.

Maka dari itu, Nanda menegaskan, pihaknya me­nuntut agar jajaran Polres Dharmasraya segera menyelesaikan kasus-kasus yang ada, dan juga meminta Kapolri agar segera mencopot Kapolres dan Kasatreskrim Dharmasraya.

Sementara itu, Kapolres Dharmasraya, AKBP Bagus Ikhwan melalui Wa­kapolres Dharmasraya, Kompol Armijon menyampaikan, bahwa pihaknya mengapresiasi aksi yang dilakukan oleh Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Dhar­masraya tersebut.

Namun, terkait beberapa kasus yang disampaikan, terutama perampokan yang terjadi di Sungai Betung, pihaknya telah membentuk empat tim untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus tersebut.

“Jadi sesungguhnya kami telah melakukan upaya yang sedemikian rupa untuk mengungkap perkara tersebut, bermitra dengan masyarakat dan juga upaya-upaya lainnya untuk menciptakan keamanan di Kabupaten Dharmasraya ini,” katanya.

Terakhir, Kompol Armijon mengatakan, jika ada pendapat yang mengatakan bahwa pihaknya lamban dalam menyelesaikan perkara, itu sah sah saja dan itu hak mereka yang dijamin oleh undang-undang.

“Namun, kami jajaran Polres Dharmasraya akan selalu berupaya sekerasnya untuk menyelesaikan kasus-kasus yang ada, de­ngan segala sumberdaya yang ada tentunya, dan kami juga sangat berharap partisipasi masyarakat untuk sama-sama menciptakan kondisi Dharmasraya yang sudah aman untuk lebih aman lagi,” tutupnya. (cr1)