METRO PESISIR

Tingkatkan Kesadaran Remaja, 45 Pelajar se-Kota Pariaman Ikuti Sosialisasi NAPZA

0
×

Tingkatkan Kesadaran Remaja, 45 Pelajar se-Kota Pariaman Ikuti Sosialisasi NAPZA

Sebarkan artikel ini
SOSIALISASI NAPZA— Sejumlah siswa dari SMA/sederajat, Pramuka, PMR, dan OSIS mengikuti kegiatan sosialisasi NAPZA di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Pariaman.

PARIAMAN, METRO–Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman remaja mengenai kesehatan jiwa serta bahaya penyalahgunaan narkotika, psi­kotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA), kemarin,  Dinas Kesehatan Kota Pariaman mengadakan kegiatan sosialisasi yang diikuti oleh 45 pelajar dari berbagai SMA/sederajat, Pramuka, PMR, dan OSIS di Kota Pariaman di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Pariaman.

Plt. Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pariaman, dr. Fitria Syarif menyampaikan, remaja adalah aset berharga bagi masa depan bangsa. Dengan pemahaman yang baik mengenai kesehatan jiwa dan bahaya NAPZA, kita dapat membantu mereka menjalani kehidupan yang lebih sehat dan produktif.

Kesehatan jiwa merupakan aspek penting dalam per­kem­bangan remaja, terutama mengingat tekanan akademik, sosial, dan keluarga yang dapat memengaruhi kondisi psi­ko­logis mereka. Selain itu, pe­nyalahgunaan NAPZA men­jadi ancaman serius bagi generasi muda.

“Kurangnya pemahaman tentang kesehatan jiwa dan bahaya NAPZA dapat meningkatkan risiko perilaku be­risiko di kalangan remaja. Oleh karena itu, sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif dalam menjaga kesejahteraan mental mereka,” ungkapnya.

Baca Juga  Perkuat Kemitraaan Penduduk dan Keluarga Berencana di Padangpariaman

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesehatan remaja secara menyeluruh, kegiatan ini juga mencakup Sosialisasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi anak sekolah di Kota Pariaman.

“Dengan meningkatnya angka gangguan kesehatan ji­wa dan penyalahgunaan NAPZA di Indonesia, diperlukan upaya lebih lanjut dalam edu­kasi, deteksi dini, serta intervensi yang lebih luas guna menekan angka kasus dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan mental,” tegasnya.

Sosialisasi ini menghadirkan narasumber yang berkompeten, yaitu perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Perawat RS. Jiwa Prof. HB. Saanin Padang, serta Penyuluh Narkoba dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatra Barat. Para narasumber memberikan pe­ma­paran terkait pentingnya kesehatan mental, bahaya penyalahgunaan NAPZA, serta strategi dalam mengelola stres dan tekanan sosial.

Selain sesi pemaparan, kegiatan ini juga menyediakan wadah diskusi dan konsultasi bagi para peserta. Dengan demikian, remaja dapat lebih terbuka dalam berbicara mengenai permasalahan mereka serta mendapatkan solusi yang tepat dari para ahli.

Baca Juga  Berdasarkan Kajian Tim Ahli, Rawan, Padangpariaman Miliki 10 Risiko Bencana

Sebagai tindak lanjut dari sosialisasi ini, para peserta yang telah mengikuti kegiatan akan melakukan skrining kesehatan jiwa dan NAPZA kepada teman-temannya di se­kolah masing-masing. Mereka juga ditunjuk sebagai Kader Kesehatan Jiwa dan NAPZA, yang bertugas untuk menge­dukasi rekan-rekan sebaya serta membantu mendeteksi dini jika ada teman yang mengalami ma­salah kesehatan mental atau penyalahgunaan zat adiktif.

Diharapkan melalui kegiatan ini, para remaja dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan mental, menjauhi penyalahgunaan NAPZA, serta memiliki keteram­pilan dalam menghadapi teka­nan hidup. Pemerintah dan berbagai instansi terkait terus berkomitmen dalam memberikan edukasi serta dukungan bagi generasi muda demi menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari NAPZA. “Dengan adanya sosialisasi ini, kami berharap remaja di Kota Pariaman semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan mental dan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan NAPZA,” ungkapnya mengakhiri (efa)