METRO PADANG

Lapak Baca Perpustakaan Masjid Al Maghifrah Lubuk Buaya Diminati Warga

0
×

Lapak Baca Perpustakaan Masjid Al Maghifrah Lubuk Buaya Diminati Warga

Sebarkan artikel ini
LAPAK BACA— Sejumlah anak-anak dan orangtua antusias dengan kehadiran lapak baca di Perpustakaan Masjid Al Maghfirah, Kel Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Mimggu (16/2).

LUBUKBUAYA, METRO–Ujicoba adanya lapak baca di Perpustakaan Masjid Al Maghfirah, Kelurahan Lubuk Buaya, Keca­matan Koto Tangah, mendapat respon anak-anak dan orang tua. Kegiatan perdana dimulai Minggu (16/2) pagi. Berlangsung selama 90 menit.

“Alhamdulillah. Kegiatan awal dihadiri anak-anak kom­plek, semoga kegiatan se­lan­jutnya dapat menum­buhkan minat anak-anak untuk belajar bersama dan membaca dengan riang gembira,” kata Firdaus Abie, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Masjid Al-Mag­hfirah yang juga Kepala Perpustakaan Masjid Al Maghfirah, Minggu (16/2).

Masjid Al Maghfirah berada di Komplek Lubuk Intan dan Komplek Pesona II. Tepatnya persis di seberang jalan Pasar Lubuk Buaya.

Pada agenda perdana tersebut, anak-anak yang terdiri dari pelajar SD ter­sebut disuguhi bacaan seusai mereka. Ada buku cerita bergambar tentang ki­sah-kisah nabi dan rasul, kisah-kisah sahabat nabi, buku cerita dan komik lainnya, seperti kehidupan tumbuhan, hewan, sejarah perjuangan bangsa.

Baca Juga  Nasi Kebuli Sultan Pindah ke Jalan S Parman Ulak Karang, Diresmikan Gubernur, Hadir dengan Tempat Lebih Nyaman 

Setelah baca buku seri sahabat nabi, Kepala TPQ Fe­brianto, S.pd.I yang akrab disapa Ustad Anto menceritakan kisah Abdurrahman bin Auf. Beliau dipersaudarakan dengan Sa’ad bin ar-Rabi’ al-Anshari ketika sampai di Madinah.

Abdurrahman bin Auf adalah salah satu sahabat Rasulullah SAW yang ter­kenal dermawan dan berani. Termasuk sebagai orang-orang yang pertama kali masuk Islam. Beliau sangat gemar bersedekah dengan nilai tak terhingga.

Setelah Ustad Anto ber­cerita, salah seorang anak, bernama Ghina, juga menceritakan buku yang baru saja dibacanya. Ia menceritakan dengan cara sederhana tanpa melihat teks naskah yang baru saja dibacanya.

Ketua Masjid Al Maghfirah Solsafad S.Pd.I, M.A menyebutkan, Perpustakaan Masjid Al Maghfirah merupakan program terbaru sejak masjid berdiri tahun 2006. “Apa yang dilakukan hari ini, capaiannya untuk masa depan anak-anak kami,” katanya.

Baca Juga  Kepsek di Zona Merah Diajari Tangguh Hadapi Bencana

Terkait ketersediaan buku, ditahan awal berupa bantuan dari Cahyo, Jakarta. Taman Baca Palito Pa­dang, Khairul Jasmi (Pemred Singgalang yang juga Komisaris PT Semen Pa­dang), Direktur Penerbit Ru­mahkayu Alizar Tanjung, pendiri Rumah Baca Anak Nagari (RBAN) Sry Eka Handayani.

Pada tahap awal kehadiran Perpustakaan Masjid Al-Maghfirah, hanya dibuka setiap Minggu pagi. Direncanakan selama Ramadhan tahun ini, dibuka setiap ba’da Asyar hingga jelang berbuka.

“Setelah lebaran, dibuka setiap hari,” kata Fir­daus Abie sembari menye­but­­kan, peresmian Perpustakaan Masjid Al Maghfirah, bertepatan dengan Nuzul Quran pada Ramadhan 1446 Hijriah. (rel)