METRO SUMBAR

Mantapkan Diri Menyambut Ramadhan 1446 H, DWP Rutan Batusangkar Gelar Tausiyah Bersama Ustaz M Yasin Al-Banteni

0
×

Mantapkan Diri Menyambut Ramadhan 1446 H, DWP Rutan Batusangkar Gelar Tausiyah Bersama Ustaz M Yasin Al-Banteni

Sebarkan artikel ini
tausiyah—Menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan 1446 H, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Rutan Batusangkar menggelar tausiyah yang diikuti oleh seluruh jajaran Rutan, Sabtu (15/2) pagi.

TANAHDATAR, METRO–Dalam rangka me­nyambut kedatangan bulan suci Ramadhan 1446 H, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Rutan Batusang­kar menggelar tausiyah yang diikuti oleh seluruh jajaran Rutan, Sabtu (15/2) pagi.

Kegiatan turut dihadiri Ketua DWP Rutan Batusangkar Ny. Rika Elfiandi beserta semua anggota DWP.

Menghadirkan Ustadz H.M Yasin Al Banteni dari pengurus MUI Kabupaten Tanah Datar, Tausiyah di­gelar bertempat di Musholla At-Taubah Rutan Batusangkar. Kegiatan diawali dengan pembacaan Ayat suci Al-Qur,an oleh Warga Binaan atas nama Roni Fernando lalu dilanjutkan dengan sambutan Kepala Rutan Batusangkar Elfiandi.

“Sebelumnya kami ucap­kan terima kasih sebesar-besarnya kepada Ustadz H. M Yasin Al Banteni yang sudah bersedia hadir memberi tausiyah kepada kami. Mudah mudahan kita bisa mengingat kembali apa yg harus kita lakukan dan kita renungkan apa yg sudah kita perbuat, semoga kegiatan ini bermanfaat dan menjadi acuan dalam bersikap sehari hari. Kami juga berharap bisa membersihkan hati serta adab sehari hari baik sesama manusia dan sesama makhluk Allah lainnya. Mu­dah-mudahan kita bisa hi­dup lebih bermanfaat dimasa yg akan datang serta memperkuat silaturrahmi diantara kita. Terima kasih banyak atas kedata­ngan kita semua dan mari sama sama kita dengarkan tausiyah dari Ustadz,” ucap Karutan Elfiandi.

Ustadz H.M Yasin Al Banteni pada Tausiyahnya menekankan tentang Mensucikan Hati. Ia mengatakan bahwa hati yang bersih bukan berarti hati yang tidak pernah berbuat dosa, namun adalah hati yang yang beribadah dan sikap perilaku yang Ikhlas kepada Allah SWT, bukan kepada hal lain.

Ia juga menyampaikan bulan Ramadhan juga men­jadi momen untuk me­raih kebaikan dan ketaq­waan. Caranya ialah Habluminallah dan Habluminannas. Selalu mendekatkan diri kepada Allah de­ngan meningkatkan kua­litas amal ibadah dan selalu menjaga hubungan sesama manusia. Allah akan gemar mempermudah hi­dup kita jika kita gemar mempermudah orang lain.

“Tolak ukur dari berhasilnya seorang manusia meraih kebaikan di bulan Ramadhan ialah perubahan perilakunya sebelum Ramadhan dan setelah Ramadhan. Maka jika tidak ada perubahan positif yang terlihat setelah Ramadhan, maka benar-benar merugi lah manusia,” tutup Ustadz. (ant)