BERITA UTAMA

Tragis! Bocah 10 Tahun Tertembak Senapan Angin, Peluru Bersarang di Kepala Korban

1
×

Tragis! Bocah 10 Tahun Tertembak Senapan Angin, Peluru Bersarang di Kepala Korban

Sebarkan artikel ini
TERTEMBAK— Korban Rasit (10) dirawat di RSUD Pariaman usai tertembak senapan angin di kepalanya.

PDG. PARIAMAN, METRO —Ngeri. Seorang anak Kepala Puskesmas di Kampung Dalam, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Kabupaten Padang Pariaman, menembak bocah berusia 10 tahun menggunakan senapan angin milik orang tuanya, Kamis (13/2) sekitar pukul 13.30 WIB.

Akibatnya, korban bernama Rasit mengalami luka serius pada bagian kepalanya. Bahkan peluru senapan angin tertancap pada kepalanya dan kini sudah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pariaman.

Kapolsek Kampung Dalam Iptu Aldika membenarkan, bahwa ada peristiwa tertembaknya seorang anak dengan senapan angin. Kejadian tersebut berlangsung di teras rumah dinas Dokter Puskesmas Kampung Dalam.

“Korban seorang pelajar. Ia tertembak di bagian kepala. Ia berasal dari Nagari Campago, Kecamatan V Koto Kampung Dalam. Sedangkan yang menembak berinisial FPA (12) yang merupakan putra dari Kepala Puskesmas setempat,” ungkap Iptu Aldika, Jumat (14/2).

Dijelaskan Iptu Aldika, peristiwa ini terjadi saat pelaku sedang bermain bersama korban dan teman lainnya di teras rumah dinas Dokter Puskesmas Kampung Dalam. Sekitar satu jam kemudian, saksi mendengar teriakan minta tolong dari anak-anak.

“Saat tiba di lokasi kejadian, saksi melihat banyak darah di lantai teras. Melihat keadaan tersebut saksi memanggil warga lainnya untuk membantu membawa korban ke Puskesmas Kampung Dalam,” ujar dia.

Iptu Aldika menuturkan, setelah mendapat pertolongan pertama, korban dirujuk ke RSUD Prof M Yamin di Kota Pariaman. Berdasarkan hasil pemeriksaan menunjukkan adanya peluru senapan angin yang masih tertanam di kepala korban.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan oleh Polres Pariaman, semoga korban baik-baik saja tidak menelan korban jiwa. Sedangkan hasil penyelidikan sementara, aksi penembakan ini dipicu kelalaian dari orang tuanya,” ungkapnya. (ozi)