INGGRIS, METRO–Teknologi pengecekan offside Video Asisten Wasit (VAR) semi-otomatis (SAOT) baru Liga Inggris akan digunakan untuk pertama kalinya di putaran kelima Piala FA pada awal Maret mendatang. SAOT akhirnya bakal dipakai setelah hampir satu tahun sejak klub-klub Inggris bersuara untuk memilih menerapkan teknologi tersebut yang dimaksudkan untuk mengurangi waktu yang dibutuhkan dalam pemeriksaan offside rata-rata 31 detik.
Serangkaian penundaan yang terjadi dalam pengujian, SAOT hingga saat ini belum diperkenalkan secara resmi. Namun pekan lalu, Tony Scholes selaku kepala eksekutif Liga Inggris mengatakan bahwa ada kemajuan signifikan telah dicapai dalam pengujian.
Sebagai perwakilan jajaran teratas eksekutif Liga Inggris, Scholes berharap bahwa teknologi SAOT bisa segera digunakan sebelum musim ini berakhir.
Pada putaran ketiga dan keempat Piala FA musim ini, penggunaan VAR sempat ditiadakan, namun teknologi baru VAR ini akan digunakan pada pertandingan putaran kelima Piala FA pada akhir pekan tanggal 1 Maret.
Ini juga termasuk pengumuman hasil VAR di stadion, seperti yang telah diuji coba di pertandingan semifinal Piala Carabao lalu.
Melansir dari ESPN, SAOT hanya akan digunakan di tujuh stadion tuan rumah Liga Inggris. Pertandingan Preston North End melawan Burnley menjadi satu-satunya laga yang tidak dimainkan di kompetisi papan atas dan akan menggunakan teknologi VAR lama.
Liga Inggris, Asosiasi Sepak Bola (FA), dan Ofisial Pertandingan Profesional Terbatas (PGMOL) telah mengeluarkan pernyataan penggunaan teknologi terbaru VAR bernama SAOT ini.
“VAR akan aktif di seluruh delapan pertandingan Putaran Kelima Piala FA Emirates musim ini. Ini akan mencakup pengumuman VAR di dalam stadion di mana ofisial pertandingan akan mengumumkan keputusan akhir, sehubungan dengan insiden yang ditinjau untuk memberikan kejelasan dan pemahaman yang lebih baik bagi penonton dan penonton,” tulis pernyataan itu.
“Teknologi baru ini akan diperkenalkan pada Putaran Kelima Piala FA bekerja sama dengan Liga Inggris dan PGMOL setelah periode pengujian yang telah berlangsung selama musim 2024/2025. Menyusul kesuksesandi Piala FA, liga akan menerapkan sistem tersebut pada akhir musim ini,” sambungnya.
“VAR Offside Semi-Otomatis ini akan memberikan penempatan garis offside secara virtual yang lebih efisien, berdasarkan pelacakan dan menghasilkan grafik virtual untuk memastikan seluruh pendukung di dalam stadion dan siaran (di rumah) mengetahui hasilnya.”
Pengoperasian Offside Semi-Otomatis ini tidak mengubah keakuratan pengambilan keputusan tetapi meningkatkan kecepatan dan efisiensi proses pengecekan. Banyak pertanyaan muncul mengenai Liga Inggris yang mengembangkan SAOT-nya sendiri, padahal liga lain sudah memperkenalkannya.
“Sistem yang kami adopsi adalah sistem yang terbaik. Kami percaya ini adalah sistem yang paling akurat dan paling relevan hingga masa depan dan itulah mengapa kami memilihnya,” kata Tony Scholes.
“Harus saya akui, mengingat kesulitan yang kami hadapi selama beberapa bulan pertama musim ini, saya sangat meragukan hal ini (SAOT), namun kemajuan yang dicapai selama empat hingga enam minggu terakhir sangatlah signifikan.
“Kami yakin kami akan mengadopsi sistem terbaik dan sistem paling akurat tanpa memerlukan chip in the ball (Chip yang ada di dalam bola) untuk menggunakan teknologi VAR baru ini,” tambahnya.
FIFA dan UEFA telah menggunakan sistem chip in the ball yang disempurnakan ketika Piala Dunia dan Liga Champions. Chip di dalam bola tersebut untuk mendeteksi sentuhan bola. Namun, Adidas memiliki hak paten untuk sistem itu.
Sementara liga-liga besar Eropa tidak ada yang menggunakan perusahaan tersebut sebagai pemasok bola secara resm.
Serie A salah satu liga domestik Eropa pertama yang beralih ke SAOT sejak Januari 2023 setelah beberapa kesalahan VAR yang terkenal di awal musim itu menyebabkan gol kemenangan Juventus di menit-menit akhir dianulir secara tidak benar.
La Liga menjadi liga top Eropa kedua yang beralih ke SAOT pada awal musim 2024, meski keakuratannya diragukan termasuk ketika gol Robert Lewandowski untuk Barcelona dianulir saat melawan Real Sociedad. (jpg)






