LIMAPULUH KOTA, METRO–Sebanyak 79 pasang buku nikah dan 180 pasang kartu nikah di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lima Puluh Kota, yang sudah kadaluarsa, dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman kantor Kementerian Agama, Kabupaten Lima Puluh Kota, Jalan Negara Sumbar-Riau di Tanjuang Pati, beberapa hari lalu.
“Hari ini kita melakukan pemusnahan buku nikah dan kartu nikah yang sudah tidak dipakai lagi atau kadaluarsa secara administrasi dengan cara dibakar. Buku nikah yang dimusnahkan perolehan tahun 2018 sedangkan kartu nikah perolehan tahun 2021,” begitu disampaikan Kepala Kantor Kemenag Lima Puluh Kota, H Irwan disela sela pemusnahan.
Pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) yang berada pada Satker Bimas Islam itu disaksikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Limapuluh Kota, H. Irwan, serta Wali Nagari Koto Tuo, Dion Isnaini, dan Polsek Kecamatan Harau, diwakili Bhabinkamtibmas Nagari Koto Tuo, Fajar Wigi Ferdana. Turut hadir sejumlah Kepala Seksi, Kepala Madrasah, dan Analis Aset Negara.
Mengikut kepada SE Dirjen Bimas Islam Nomor 5 Tahun 2024 tentang Perubahan Format Buku Nikah dan Duplikat Buku Nikah, maka dilaksanakan pemusnahan BMN tersebut dikarenakan tidak dipakai lagi atau kadaluarsa secara administrasi. Perolehan Buku Nikah tersebut adalah tahun 2018, sementara Kartu Nikah perolehan tahun 2021.
Sementara Penghapusan BMN ini merujuk kepada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 83/PMK.06/2016 tentang Tata Cara Pelaksanaan Penghapusan Barang Milik Negara. (uus)






