BERITA UTAMA

Putus Cinta, Pemuda 24 Tahun Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

1
×

Putus Cinta, Pemuda 24 Tahun Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

Sebarkan artikel ini
GANTUNG DIRI— Korban FAK disemayamkan di rumah duka usai ditemukan tewas gantung diri di Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

PADANG, METRO–Seorang pemuda di Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, ditemukan tewas gantung diri di dalam rumahnya pada Rabu (12/2) pukul 14.00 WIB. Peristiwa itu sontak  membuat warga setempat heboh hingga berkerumun ke lokasi.

Diketahui, pemuda yang gantung diri itu ber­inisial FAK (24). Ia tergan­tung dengan tali yang ter­lilit pada lehernya dan diikatkan ke ventilasi jendela kamar tidurnya. Parahnya, dari hasil penyelidikan Polisi, korban diduga mengakhiri hidupnya karena putus cinta.

Kapolsek Kuranji, AKP Hendri Bayola membenarkan adanya kejadian gantung diri tersebut. Menurutnya, pihaknya langsung mendatangi TKP setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai ada­nya pria yang meninggal dunia dengan cara gan­tung diri di rumahnya.

Baca Juga  Tolak Pengosongan 54 Toko, PT KAI Sumbar Didemo Pedagang Lubuk Alung

“Beberapa personel langsung menuju ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari beberapa saksi,” ujar AKP Hendri, Kamis (13/2).

AKP Hendri menuturkan, salah satu saksi, Y (43) yang merupakan tante korban, mengatakan saat kejadian ia sedang berada di ruang tamu sambil me­nyuapi anaknya. Saat itulah ia melihat ke arah kamar korban dan mendapati keponakannya sudah tergantung di ventilasi jendela kamar.

“Pintu kamar korban saat itu terbuka sedikit, sehingga saksi dapat melihat korban yang tergantung,” jelas AKP Hendri.

Baca Juga  Truk Tepung Terbalik, Sopir dan Kernet Dilarikan ke Rumah Sakit, 4 Jam Akses Bukittinggi-Padang Lumpuh Total

Melihat kondisi itu, ujar AKP Hendri, saksi Y langsung berteriak hingga membuat kakek dan kakak korban yang berada di rumah terkejut. Beberapa saat kemudian, kakek korban dibantu warga menurunkan jasad korban.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi men­duga korban nekat mengakhiri hidupnya karena masalah asmara. Hasil pemeriksaan awal juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga korban juga menyatakan menolak untuk dilakukan visum terhadap tubuh korban, dan menerima dengan ikhlas kematian korban,” tutup dia. (brm)