BERITA UTAMA

KLB Partai Gerindra, Prabowo Diminta Maju lagi di Pilpres 2029

1
×

KLB Partai Gerindra, Prabowo Diminta Maju lagi di Pilpres 2029

Sebarkan artikel ini
KLB— Presiden RI Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum Partai Gerindra saat Kongres Luar Biasa (KLB).

HAMBALANG, METRO–Partai Gerindra menetapkan lima ke­putusan dalam Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar di kediaman Ketua Umum Prabowo Subianto di Hambalang, Jawa Barat, Di antaranya yakni meminta Prabo­wo Subianto kembali maju sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2029.

“Meminta Pak Prabowo menjadi calon presiden dari Partai Gerindra pada Pilpres 2029. Kongres me­minta Pak Prabowo agar bersedia maju kembali sebagai calon presiden pada Pilpres 2029. Beliau menjawab, ‘insyaallah’, namun meminta waktu un­tuk menyelesaikan tugas­nya sebagai presiden dan memenuhi janji kepada rakyat,” kata Sekjen Ge­rindra Ahmad Muzani usai KLB Gerindra di Hamba­lang, Kamis (13/2).

Muzani menambahkan kongres menetapkan Pra­bowo kembali menjabat ketum partai dan ketua dewan pembina 2025-2030. Prabowo menyatakan me­nerima aspirasi tersebut.

Baca Juga  Kinerja Tumbuh, Laba Bersih Bank Nagari 2023 Capai Rp 523,61 M

“Menetapkan kembali Pak Prabowo sebagai Ke­tua Umum DPP Partai Ge­rindra periode 2025-2030. DPC dan DPD meminta agar Pak Prabowo kembali menjadi Ketua Umum. Ke­tika ditanya, beliau menya­takan bahwa jika itu adalah permintaan kader, maka beliau siap menerima,” kata Muzani.

“Menetapkan Pak Pra­bowo sebagai Ketua De­wan Pembina. DPD dan DPC peserta Kongres me­min­ta agar Pak Prabowo tetap menjadi Ketua De­wan Pembina, yang ber­tanggung jawab atas arah kebijakan partai. Pak Pra­bowo menyatakan kese­diaannya,” sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, disampaikan juga laporan pertang­gung­jawaban kepengurusan DPP Gerindra 2020-2025. Menurut Muzani, kongres menyatakan laporan itu memuaskan.

Baca Juga  Suara PSI Melambung Tinggi di Sirekap, KPU Pastikan Formulir C jadi Rujukan

“Menerima laporan per­tanggungjawaban DPP Partai Gerindra periode 2020-2025. Laporan ini dini­lai sangat memuaskan da­lam hal prestasi politik, kepercayaan rakyat, hing­ga keuangan. Semua DPC dan DPD menerima lapo­ran tersebut tanpa cata­tan,” kata Muzani.

Lebih lanjut, Ketua MPR RI itu menyebutkan kong­res memandatkan Prabo­wo menjadi formatur tung­gal, termasuk dalam me­nentukan kepengurusan baru.

“Menetapkan Pak Pra­bowo sebagai formatur tunggal. Kongres mem­berikan mandat kepada Pak Prabowo sebagai for­matur tunggal untuk me­nyempurnakan anggaran dasar, anggaran rumah tangga, serta susunan pe­ngurus DPP Partai Gerin­dra. Pak Prabowo mene­rima tanggung jawab ter­sebut,” imbuhnya. (jpg)