PAYAKUMBUH, METRO —Seorang pria yang merupakan polisi gadungan berpangkat AKP ditangkap warga gegara diduga melakukan pembakaran terhadap beberapa rumah di kawasan Saborang Parik, Kenagarian Koto Tangah Batu Ampa, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, Rabu dinihari (12/2).
Bahkan, warga yang geram dengan ulah pria berpakaian dinas polisi itu, langsung menggebukinya hingga babak belur. Beruntung, anggota Kepolisian dari Mapolres Payakumbuh cepat datang ke lokasi dan kemudian mengamankan pelaku berinisial RGS dari amukan massa.
Sementara pada saat polisi gadungan itu ditangkap, dua unit Rumah Gadang dan dua rumah permanen milik warga hangus terbakar. Warga pun menduga polisi gadungan itulah yang melakukan pembakaran karena adanya dugaan kesengajaan dari kebakaran tersebut.
Bahkan, setelah menjalani pemeriksaan di Mapolres Payakumbuh, pelaku RGS ternyata juga pernah diamankan warga karena diduga melakukan pembakaran Rumah Gadang pada bulan November 2024 lalu. Namun hingga kini belum bisa dipastikan apakah RGS lah yang melakukan pembakaran empat rumah di Kecamatan Akabiluru.
Kapolres Payakumbuh, AKBP. Ricky Ricardo melalui Kasat Reskrim, AKP Doni Prama Dona membenarkan bahwa pihaknya mengamankan terduga pelaku pembakaran rumah gadang. Pria berpakaian polisi itu merupakan anak bawah umur.
“Kita sudah amankan anak bawah umur berinisial RGS. Sebelum kami amankan, RGS terlebih dahulu ditangkap warga dan sempat dihakimi massa. Saat ini sudah di Mapolres Payakumbuh. Sedang kita lakukan pemeriksaan atau minta keterangan,” ucap Doni, Rabu (12/2).
Lebih jauh AKP Doni menjelaskan, selain pria berinisial RGS itu, pihaknya juga mengamankan tas milik RGS yang berisi sejumlah barang, termasuk Laptop. Pihaknya belum bisa memastikan apakah benar pria tersebut merupakan pelaku pembakaran.
“Terduga pelaku pembakaran berinsial RGS sebelumnya juga pernah diamankan di Mapolres Payakumbuh karena hal yang sama. Tapi saat ini memang kita sedang dalam tahap pemeriksaan secara intensif, jadi kita belum bisa memastikan apakah benar pelaku ini yang membakarnya,” tutup Doni.
Sebelumnya, beredar video di media Ssosial yang memperlihatkan sejumlah warga mengamankan seorang pria muda yang diduga polisi gadungan. Ia diamankan warga karena diduga sebagai pelaku pembakaran Rumah Gadang di Kabupaten Limapuluh Kota.
Pria yang menggunakan baju polisi dengan pangkat AKP atau tiga balok itu terlihat dikelilingi sejumlah warga dengan posisi tangan ke belakang. Warga juga menginterogasi pria itu menggunakan bahasa Minang. (uus)






