BERITA UTAMA

TII Sebut Maraknya Korupsi Politik di Indonesia jadi Penyebab IPK Indonesia Mengkhawatirkan

0
×

TII Sebut Maraknya Korupsi Politik di Indonesia jadi Penyebab IPK Indonesia Mengkhawatirkan

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, METRO–Indeks Persepsi Ko­rupsi (IPK) Indonesia pada 2024 berada skor 37 dengan ranking 99. Terdapat ke­naikan 3 poin dari 2023, yang berada pada skor 34.

Deputi Transparency International Indonesia, Wawan Heru Suyatmiko menyatakan, meski IPK Indonesia mengalami ke­naikan 3 poin, menjadi skor 37. Namun, masih dalam kondisi yang mengkha­watirkan.

“Karena maraknya ko­rupsi politik ini menjadi skor CPI kita selalu berada pa­da posisi yang mengkha­watirkan, angka 37 masih di bawah skor rata-rata global 43, 44 Asia Pasifik, bah­kan dalam go­longan flaud demokrasi kita masih di bawah jauh,” kata Wawan dalam siaran daring, Se­lasa (11/2).

Ia tidak memungkiri, sepanjang 2024, Indonesia melakukan pesta demok­rasi. Menurutnya, penye­bab IPK Indonesia selalu berada pada angka 30 ma­sih tingginya unsur korupsi politik.

“Sehingga angka 37 ini masuh menjadi catatan, masih mengkhawatirkan hari ini,” ujar Wawan.

Ia mengamini, Indonesia merupakan negara de­mokrasi terbesar di Asia Tenggara. Namun, belum sepenuhnya demokrasi memberikan keadilan so­sial dan kesejahteraan bagi warga negaranya.

“Korupsi politik masih menjadi penghalang bagi penyediaan ruang aman demokrasi bagi masya­rakat. Korupsi juga terbukti telah menggerogoti sistem peradilan menjadi lebih buruk dan jauh dari pa­radigma memberikan jami­nan keadilan sosial bagi warganya,” pungkas Wa­wan. (jpg)