BUKITTINGGI, METRO–Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru, Provinsi Riau, melakukan kunjungan kerja ke Pemkot Bukittinggi untuk mempelajari sistem tata kelola pemerintahan serta koordinasi terkait implementasi Instruksi Presiden (Inpres) tentang efisiensi belanja daerah.
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Marfendi, menerima kunjungan kerja Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Zarman Chandra, di ruang kerjanya pada Senin (10/2).
“Kami mengapresiasi koordinasi dan sinergi yang terjalin antara Kota Bukittinggi dengan daerah sekitarnya. Kunjungan ini bertujuan untuk belajar dari pengalaman Pemkot Bukittinggi dalam mengelola anggaran secara efektif dan efisien sesuai arahan Inpres,” ujar Zarman Chandra.
Dalam pertemuan tersebut, Zarman didampingi oleh Kepala Bappeda Kota Pekanbaru, Iwa Gemino. Diskusi berfokus pada implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025, yang menggarisbawahi efisiensi belanja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Marfendi, menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan bahwa efisiensi belanja daerah menjadi salah satu prioritas utama dalam tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
“Untuk pengelolaan sampah, Kota Bukittinggi telah menyediakan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) termal dengan teknologi pirolisis,” kata Marfendi.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa Pemkot Bukittinggi telah menganggarkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk mendukung uang komite serta insentif bagi guru non-PNS.
“Kami berharap kunjungan kerja ini dapat memperkuat sinergi antara Pemkot Bukittinggi dan Pemkot Pekanbaru dalam mengoptimalkan penggunaan anggaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat di kedua daerah,” tutup Marfendi. (pry)






