METRO SUMBAR

Dosen UPI-YPTK Padang Lakukan Pengabdian Kepada Masyarakat di RA Islam Bakti  99 Nairatul Jannah

0
×

Dosen UPI-YPTK Padang Lakukan Pengabdian Kepada Masyarakat di RA Islam Bakti  99 Nairatul Jannah

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA— Dosen Universitas Putera Indonesia (UPI) YPTK Padang Muhammad Mahzum, S.Kom, MM selaku Ketua Tim saat berfoto bersama dalam kegiatan PKM, di RA Islam Bakti 99 Nairatul Jannah, Jalan SMAN 8, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Kototangah.

PADANG, METRO–Untuk memenuhi tuntutan Tridarma  Perguruan  Tinggi maka salah satu yang diwajibkan kepada Dosen adalah melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Inilah yang dilakukan oleh Dosen Universitas Putera Indonesia (UPI) YPTK Padang yakni Muhammad Mahzum, S.Kom, MM selaku Ketua Tim dan Yuli Angraeni, SE, MM sebagai Anggota Tim, melaksanakan PKM  dilingkungan Ikatan Guru Raudatul Athfal Kota Padang. Adapun judul materinya adalah “ Peranan Manajemen di Raudhatul Athfal”. Kegiatan tersebut diadakan pada Jumat (7/2) bertempat di Raudhatul Athfal (RA) Islam Bakti 99 Nairatul Jannah, Jalan SMAN 8, Kelurahan Lubuk Buaya-Kota Padang.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Ihdassadri, S.Ag, M.Pd selaku Ketua Kelompok Kerja Kepala Raudatul Athfal, dan juga turut hadir Ketua Ikatan Guru Rauda­tul Athfal Kota Padang Ibu Dra. Yetri Sunarti. Kegiatan PKM ini dihadiri oleh kepala Raudhatul Athfal dengan jumlah peserta  sebayak 38 orang. Kegiatan pelatihan manajemen ini diprioritas untuk kepala RA se-Kota Padang. Selaku pemimpin di sekolah.

“Kepala RA dituntut menguasi ilmu manajemen yang akan dipakai dan digunakan dalam mengola, mengatur dan mengarahkan  sumber daya untuk mencapai tujuan organisasi pendidikan, yaitu sekolah (RA) yang bermutu dan berkwalitas yang akan melahirkan generasi islami yang memiliki  akh­lak dan budi pekerti mulia serta menguasi ilmu dan teknologi,” ungkap Muhammad Mahzum, S.Kom, MM.

Selain itu kata Muhammad Mahzum, agar Rau­dhatul Athfal (RA) bisa bersaing dengan Taman Ka­nak-kanak (TK) yang lain maka kepala RA harus me­nginplementasikan fungsi-fungsi manajemen dalam memimpin lembaga pendidikan, pelaksanakan ke­giatan belajar dan mengajar yang maksimal, sehingga sumber daya-sumber daya pendidikan yang  dimiliki bisa digunakan secara efektif dan efisien.

Baca Juga  Kakan Kemenag Tanahdatar Resmikan Kewirausahaan di MTsN 2 Tanahdatar

“Peran manajemen di Raudhatul Athfal adalah untuk mengelola pendidikan secara efektif dan profesional. Manajemen yang baik dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan ling­kungan pembelajaran yang kondusif,” ingat Muhammad Mahzum.

Kata Muhammad Mahzum, berikut beberapa peran manajemen di Rau­dhatul Athfal ,

1.Pelaksa­naan Penanggung jawab dan pengendali Raudhatul Athfal adalah Departemen Agama ditingkat Kabupa­ten/ Kota bertanggung jawab atas peran pengendalian mutu. Penyelenggaraan pendidikan di lembaga Raudhatul Athfal harusnya menjadi modal bagi bangsa ini untuk mencetak generasi penerus yang kompeten dan juga berbudi pekerti luhur.

2.Pelaksa­naan efektifitas POAC o­perasional sehari-haridi Rau­dhatul Athfal atau Paud, yakni implementasi fungsi-fungsi manajemen berupa Planning (perencanaan), Organizing (pe­ngorganisasian), Actuiting (pelaksanaan) dan Controlling (pengawasan) yang merupakan satu kesatuan yang berkesinambungan

3.Pelaksanaan SWOT analisis di Raudhatul Athfal dilakukan untuk mengatahui kekuatan/kelebihan, ke­lemahan, peluang dan ancaman yang ada di dilinkungan Raudhatul Athfal atau Paud. Hasil analisis digunakan sebagai pertimbangan untuk membuat lembaga pendidikan seperti RA yang mempunyai ciri khas tersendiri.

Selanjutnya,

4. Menyiapkan sumber daya manusia pendidikan, de­ngan ketentuan a). Pendidik harus memiliki kualifikasi menimum dan sertifikasi sesuai dengan jenjang kewenangan mengajar, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasio­nal. b). Pendidik untuk pendidikan formal pada jenjang pendidikan usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi harus dihasilkan oleh perguruan tinggi yang terakreditasi.

Baca Juga  Pokir Anggota DPRD Sumbar Jefri Masrul, 34 Unit Betor Disalurkan untuk Keltan dan KWT

5. Akses dengan stakeholder pendidikan, stakeholder pendidikan merupakan kumpulan sejumlah orang yang saling berkaloborasi dan berinteraksi demi untuk mencapai tujuan untuk se­kolah. Intinya stakeholder adalah kumpulan sejumlah individu yang bergabung dan mempunyai komitmen yang sama untuk mencapai tujuan bersama. Stekeholder terdiri kepala se­kolah, guru, karyawan se­kolah, orang tua murid dan pemerhati/praktisi pendidikan.

  1. Perencanaan kurikulum yang relevan dan terstruktur, serta pengelolaan bahan ajar yang efisien dan efektif. 7. Pengelolaan sumber daya keua­ngan, berupa penerimaan dan menggunaan keuangan yang tepat sasaran sehingga berperan signifikan atas terlaksananya kegiatan belajar mengajar sesuai dengan mutu dan kwalitas pendidikan yang diharapkan.

8.Penyusunan strategi manajemen di Raudhatul Athfal, komponen yang harus diperhatikan dalam menyusun rencana kerja diantaranya menentukan visi, misi, tujuan dan sasaran yang ingin dicapai de­ngan tepat, mengenali ling­kungan dimana lembaga pendidikan berada, mela­kukan analisis yang bermanfaat dalam positioning lembaga pendidikan RA untuk mempertahankan eksistensi dan melaksanakan tujuan organisasi. Manajemen pendidikan yang baik dapat membantu peserta didik mencapat potensi maksimal mereka dan mempersiapkan mereka untuk masa depan yang sukses. (jes/rel)