OLAHRAGA

Plymouth Argyle Kejutkan Liverpool di Piala FA, Impian Empat Trofi Hancur

1
×

Plymouth Argyle Kejutkan Liverpool di Piala FA, Impian Empat Trofi Hancur

Sebarkan artikel ini
TERSINGKIR— Pemuncak Klasemen Liga Inggris, Liverpool tersingkir dari Piala FA setelah dikalahkan tim tuan rumah dari divisi Championship, Plymouth Argyle, Minggu (9/2) malam WIB.

INGGRIS, METRO–Mantan klub yang pernah ditukangi Wayne Rooney, Plymouth Argyle, menciptakan kejutan terbesar di Piala FA sejauh ini setelah mengalahkan Li­verpool 1-0 di Home Park pada Minggu, (9/2), sekaligus menyingkirkan pemuncak klasemen Liga Inggris dari kompetisi.

Babak pertama berlangsung membosankan, dengan cedera Joe Gomez menjadi satu-satunya momen penting saat turun minum, mengingat kedua tim tidak berhasil mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran.

Namun, Ryan Hardie membawa tim tuan rumah dari divisi Championship unggul melalui titik putih kurang dari 10 menit setelah babak kedua dimulai. Penalti diberikan setelah Harvey Elliott menyentuh bola dengan tangannya saat mencoba menghalau umpan lambung di dalam kotak penalti.

Hardie hampir menggandakan keunggulan men­jadi 2-0 pada menit ke-60 setelah kesalahan lini belakang Liverpool dalam mengantisipasi situasi bola mati. Sayangnya, bola ha­nya membentur tiang ga­wang. Meski Liverpool memberikan tekanan besar di menit-menit akhir, gol Hardie cukup untuk membawa Plymouth ke babak berikutnya.

Mimpi Liverpool untuk meraih empat trofi dalam satu musim resmi berakhir, sementara manajer Plymouth, Miron Muslic, mencatat kemenangan keduanya dalam enam pertandingan sejak mengambil alih tim dan memastikan tim­nya lolos ke babak kelima Piala FA.

Liverpool menjadi favorit juara Piala FA setelah Arsenal dan Chelsea tersingkir. Namun, kekalahan dari Plymouth, yang berada di dasar klasemen Championship, membuat mereka kehilangan peluang besar untuk meraih trofi.

Manajer Liverpool, Arne Slot, memang mengistirahatkan beberapa pemain inti dalam laga ini. Jelas bahwa ia lebih memprioritaskan laga Liga Inggris melawan Everton pada Rabu mendatang.

Di sisi lain, Muslic mewarisi situasi sulit dari pe­latih sebelumnya, Wayne Rooney, pada Januari. Namun, kemenangan ini me­nandai dua kemenangan beruntun bagi Plymouth—jumlah yang sama dengan kemenangan mereka da­lam 17 pertandingan sebelumnya.

Plymouth kini dapat memanfaatkan momentum ini untuk memperbaiki posisi mereka di Championship dan berusaha menghindari degradasi. Dengan jarak hanya empat poin dari zona aman, peluang bertahan di divisi ke­dua masih terbuka lebar.

Kapten Liverpool, Joe Gomez, mengalami cedera otot setelah 11 menit per­tandingan berlangsung. Ia digantikan oleh Isaac Mabaya, yang mengisi posisi bek kanan, sementara Wataru Endo bergeser ke posisi bek tengah.

Harvey Elliott secara mengejutkan menyentuh bola dengan tangannya setelah Darko Gyabi mengirimkan umpan lambung ke dalam kotak penalti. Ryan Hardie dengan tenang mengeksekusi penalti ke sudut kiri bawah ga­wang, mengecoh kiper Caoimhin Kelleher. Tim tuan rumah unggul!

Kostas Tsimikas me­ngirim umpan tendangan bebas dari sisi kiri. Bola disundul ke arah gawang oleh Darwin Nunez, tetapi kiper Plymouth, Conor Hazard, melakukan penyelamatan luar biasa untuk menggagalkan peluang emas tersebut.

Nikola Katic menjadi sosok kunci di lini pertahanan Plymouth dalam laga ini, mencatatkan 17 sapuan dan 22 aksi bertahan melawan Liverpool.

Bek tengah ini harus menghadapi tekanan besar dari Liverpool di menit-menit akhir, tetapi ia mampu menjaga Darwin Nunez tetap dalam kawalan dan sukses memenangkan duel udara saat Elliott mengirim umpan silang ke kotak penalti.

Liverpool mendominasi penguasaan bola de­ngan 75% berbanding 25% milik tuan rumah, Plymouth Argyle. Meski begitu, Plymouth tetap mampu memberikan perlawanan sengit dengan mencatatkan 10 tembakan, hanya terpaut empat dari Liverpool yang melepaskan 14 percobaan.

Dalam hal akurasi, Liverpool unggul dengan empat tembakan tepat sasaran dibanding dua milik Plymouth. The Reds juga lebih sering mendapatkan tendangan sudut, yakni tujuh kali dibandingkan empat milik lawan. Sementara itu, Plymouth tercatat melakukan sembilan pe­langgaran, sedikit lebih banyak dari Liverpool yang melakukan tujuh pelanggaran sepanjang laga.

Plymouth akan kembali ke ajang Championship pada Rabu melawan Millwall sebelum menghadapi Blackburn Rovers pada 15 Februari.

Sementara itu, Liverpool akan menjalani laga sulit di Liga Inggris melawan Everton pada Rabu, sebelum bertemu Wolverhampton Wanderers pada 16 Februari. (jpg)