SOLOK, METRO–Wakil Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra mengatakan tata kelola infrastruktur wilayah dan kota yang berkelanjutan menjadi kebutuhan mendesak di tengah pesatnya perubahan zaman dengan keterbatasan anggaran dalam penyediaan infrastruktur. Pemko Solok lanjutnya, pentingnya pembangunan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan pemerintah.
“Pembangunan infrastruktur harus dirancang untuk mendukung kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang. Oleh karena itu, infrastruktur yang disediakan harus dapat memberikan manfaat jangka panjang baik kepada masyarakat maupun pemerintah,” ujarnya.
Sebagai Kepala Daerah terpilih, Ramadhani gungkapkan bahwa pada periode 2025-2029, beberapa instansi, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan berfokus pada misi penguatan transformasi ekonomi.
“Fokus utama mencakup revitalisasi dan penataan terpadu kawasan pusat kota serta kawasan strategis pertumbuhan ekonomi, seperti kawasan Pandan, kawasan pusat kota, dan kawasan Simpang Rumbio,” ungkap Ramadhani.
Selain itu, pemerintah juga merencanakan pengembangan kawasan pertumbuhan baru, termasuk kawasan Laing, kawasan Banda Panduang, serta kawasan wisata religi Masjid Agung Al Muhsinin.
“Perencanaan akan dilakukan secara terpadu dan berorientasi ke masa depan, dengàn tetap memperhatikan keselarasan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR),” tegasnya .
Dia meminta Dinas PUPR berfokus pada perencanaan terpadu dalam penataan dan pembangunan kawasan strategis kota serta kawasan pusat pertumbuhan baru secara berkeadilan, berkelanjutan, dan responsif sosial. “Infrastruktur yang dibangun akan dirancang untuk memenuhi kebutuhan berbagai kelompok masyarakat termasuk anak-anak, penyandang disabilitas, dan lansia serta tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan,” jelasnya. (vko)






