BERITA UTAMA

Tangan Bocah Terjepit di Pipa Tangga Pasar Raya Padang

0
×

Tangan Bocah Terjepit di Pipa Tangga Pasar Raya Padang

Sebarkan artikel ini
terjepit— Petugas Damkar melakukan pertolongan terhadap bocah 4 tahun yang terjepit di pipa tangga di Fase 1, Pasar Raya Padang.

PADANG, METRO–Tangan bocah berumur empat tahun terjepit pipa besi pegangan tangga Pasar Raya Fase 1, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Jumat (7/2). Peristiwa itu sempat membuat heboh orang tua bocah hingga pengunjung maupun peda­gang di pasar tersebut.

Berbagai cara sudah dilakukan untuk melepaskan tangan bocah yang terjepit di pipa pengaman tangga, tetapi tidak membuahkan hasil. Beruntung, insiden itu langsung dilaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar). Petugas Damkar pun ber­gegas datang ke lokasi dan melakukan pemotongan terhadap pipa sehingga tangan bocah akhirnya terlepas.

Kepala Bidang Operasi (Kabid Ops) dan Sarana Prasarana (Sarpras) Dinas Damkar Kota Padang, Ri­naldi, mengatakan adanya laporan seorang anak tangannya terjepit dalam pipa besi pegangan tangga Pa­sar Raya Fase 1 pada pukul 16.39 WIB.

“Kami dapat laporan ada orang tua yang melaporkan tangan anaknya terjepit dalam pipa besi pegangan tangga Pasar Raya Fase 1, Kota Padang. Setelah mendapat laporan, petugas langsung mengambil tindakan dengan mendatangi lokasi kejadian,” jelas Rinaldi.

Rinaldi menuturkan, kor­­­ban bernama Ragil yang berusia 4 tahun yang se­dang bersama orang tua­nya yang merupakan war­­­ga Purus Baru, Kecamatan Padang Barat. Selanjutnya diturunkan satu unit armada rescue dengan petugas sebanyak enam orang.

“Dilakukan proses eva­kuasi dengan menggu­na­kan gerinda atau alat pe­mo­tong besi dan prosesnya berlangsung hingga pu­kul 17.05 WIB. Tangan anak itu berhasil kita selamatkan tanpa terluka,” ungkap Rinaldi.

Terpisah, Kasi Ops Dam­­kar Padang, Sutopo, me­ngatakan awalnya men­da­patkan laporan bah­wa­sa­nya ada tangan seorang anak dari pengunjung pa­sar terjepit di pipa besi pegangan.

“Kebetulan ada seorang pengunjung yang mem­­bawa mainan. Namun, mainan tersebut di­ma­­sukkan ke dalam besi pipa hingga tangannya terjepit,” kata Sutopo.

Sutopo mengakui, anak tersebut sempat menangis akibat tangannya sulit untuk dikeluarkan dari besi pipa tersebut. Akhirnya dilakukan evakuasi dengan menggu­nakan alat gerinda dan bor.

“Besi pipa tersebut dipotong, dan ternyata tangan anak itu menggenggam mainan berupa mobil-mobilan. Setelah kita bujuk untuk melepaskan mainnya, baru tangannya lepas,” pungkasnya. (brm)