AGAM/BUKITTINGGI

Wirid Mingguan Korpri Agam, Jaga Komunikasi Hindari Syak Wasangka

0
×

Wirid Mingguan Korpri Agam, Jaga Komunikasi Hindari Syak Wasangka

Sebarkan artikel ini
WIRID MINGGUAN— Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Agam kembali menggelar acara wirid mingguan, Jumat (7/2) di Masjid Agung Nurul Falah, Lubuk Basung.

AGAM, METRO–Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Agam kembali meng­gelar acara wirid mingguan, Jumat (7/2) di Masjid Agung Nurul Falah, Lubuk Basung.

Kegiatan rutin ini dihadiri oleh sejumlah anggota Korpri Kabupaten Agam, serta masyarakat setempat.

Pada kesempatan kali ini, wirid diisi dengan ceramah oleh Ketua Majelis U­lama Indonesia (MUI) Ka­bupaten Tanah Datar, Ustadz Yendri Junaidi Lc MA, diundang sebagai penceramah.

Dalam ceramahnya, Ustadz Yendri mengangkat tema Menjaga Komunikasi Menghindari Syak Wa­sangka.

Tema ini mengajak seluruh hadirin untuk menjaga komunikasi yang baik antara sesama, serta pen­tingnya menghindari pra­sangka buruk yang bisa merusak hubungan antar individu, baik dalam lingkup kerja maupun kehidupan sosial.

Ustadz Yendri mengi­ngatkan bahwa komunikasi yang baik adalah kunci utama dalam menciptakan keharmonisan dalam se­tiap aspek kehidupan, termasuk dalam lingkungan kerja.

Selain itu, ia juga me­ngajak para anggota Korpri dan masyarakat untuk selalu menjaga hubungan yang saling menghormati dan penuh kasih sayang tanpa pandang umur ataupun jabatan seseorang.

“Pada suatu ketika Rasulullah meminum susu yang dihidangkan oleh tuan rumah. Beliau terbiasa menyisakan setengah dari susu tersebut untuk para sahabat, sebab beliau dan sahabat tahu bahwa air bekas minum Rasulullah memiliki keberkahan. Namun pada saat itu muncul dilema dimana yang duduk disebelah kanan Rasulullah adalah sahabat nabi yang berumur 10 tahun sedangkan disebelah kirinya duduk para sahabat yang senior, menimbang antara mengutamakan yang le­bih tua atau mendahulukan yang kanan, terjadi musfakat antara nabi dengan para sahabat yang berujung air minum tersebut diserahkan terlebih dahulu kepada sahabat yang berumur 10 tahun tersebut baru kepada yang tua-tua,” katanya.

Acara wirid mingguan ini mendapat sambutan positif dari para peserta. Ustadz Yendri berharap kegiatan seperti ini dapat terus diadakan untuk me­ningkatkan kualitas spiritual dan ukhuwah Islamiyah antar sesama, serta sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi antara pegawai negeri sipil di Kabupaten Agam.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Drs H Edi Busti M Si berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan keagamaan secara rutin, untuk memberikan manfaat tidak hanya dalam aspek pekerjaan, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan spiritual para anggotanya.

Menurutnya, dari ceramah yang disampaikan ustad tersebut dapat diambil hikmah, bahwa dengan komunikasi yang lancar akan tercipta lingkungan yang baik.

“Mari kita saling menjaga dan menyamakan per­sepsi dengan menjalin komunikasi sehingga tidak akan ada prasangka yang dapat menyebabkan perpecahan diantara kita,” ungkapnya. (pry)