AGAM, METRO–Pemerintah Kabupaten Agam memastikan ketersediaan LPG 3 kilogram tetap aman menjelang bulan Ramadhan, dengan harga yang masih dalam kondisi stabil di pasaran.
Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Agam, Emrizal, didampingi Fungsional Disperindag Agam, Riswandi, menyebut bahwa hingga saat ini tidak ada kelangkaan atau gejolak harga di tengah masyarakat.
“Persediaan LPG 3 kilogram di Agam masih aman, dan masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan gas subsidi ini sejak awal Januari hingga sekarang,” kata Emrizal, Kamis (6/2).
Hasil pendataan di sejumlah agen dan pangkalan LPG menunjukkan bahwa stok masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Harga eceran juga tetap terkendali di kisaran Rp20.000 hingga Rp22.000 per tabung.
“Kami juga terus memantau distribusi LPG melalui agen dan pangkalan, sehingga pasokan tetap terjaga dan tidak ada lonjakan harga,” tambahnya.
Saat ini, Kabupaten Agam memiliki 15 agen resmi dengan jaringan 400 pangkalan yang tersebar di 16 kecamatan, memastikan distribusi LPG merata hingga ke pelosok daerah.
“Setiap minggu, Agam mendapatkan kuota LPG 3 kilogram sebanyak 553.269 tabung, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaannya,” jelas Emrizal.
Meskipun saat ini pasokan dalam kondisi aman, Pemkab Agam tetap mewaspadai kemungkinan terjadinya lonjakan permintaan menjelang Ramadhan.
“Jika ada indikasi kelangkaan, kami akan segera berkoordinasi dengan agen dan pihak Pertamina untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan pasokan tetap terjaga,” tuturnya.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar membeli LPG 3 kilogram di pangkalan resmi dengan harga yang telah ditetapkan, serta menghindari pembelian berlebihan untuk menjaga kestabilan distribusi.
Dengan kesiapan stok dan pengawasan yang ketat, masyarakat Kabupaten Agam diharapkan dapat menjalani ibadah Ramadhan tanpa kekhawatiran akan kelangkaan LPG 3 kilogram. (pry)






