DHARMASRAYA, METRO–Satu rumah di Nagari Gunung Medan, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya hangus dilalap si jago merah, Rabu (5/2). Beruntung, musibah yang membuat penghuni rumah kehilangan tempat tinggal itu, tidak menimbulkan korban jiwa.
Namun, kerugian yang dialami ditaksir mencapai Rp 300 juta rupiah lebih. Selain itu, saat kebakaran terjadi, warga setempat sempat dibuat panik berhamburan menyelamatkan diri dan menyelamatkan barang-barang berharganya karena takut kebakaran semakin meluas.
Plt Kasat Damkar dan Polisi Pamong Praja Kabupaten Dharmasraya, Yunisman mengatakan, bahwa pihaknya mendapatkan laporan dari warga pada pukul 15.32 WIB. Kemudian, pihaknya menurunkan empat unit mobil pemadam ke lokasi kejadian dengan 22 personel.
“Setelah lebih dari setengah jam berjibaku, akhirnya api dapat dipadamkan pada pukul 16.35 WIB. Walaupun tiga rumah habis terbakar, kami berhasil menyelamatkan dua unit bangunan rumah permanen yang ada di lokasi kejadian. Kondisi dua rumah itu mengalami kerusakan ringan,” kata Yunisman.
Adapun dampak kebakaran, dijelaskan dia, menghanguskan satu petak bangunan semi permanen dengan luas area lebih kurang 40 Meter persegi. Ia pun memastikan peristiwa kebakaran ini tidak ada korban jiwa.
“Dugaan kami, kebakaran ini karena korsleting listrik. Untuk itu, kami mengimbau seluruh warga Kabupaten Dharmasraya untuk selalu waspada terhadap bencana kebakaran dengan tidak bermain api dinmusim kemarau, dan mematikan listrik saat sedang tidak di rumah,” jelas dia.
Sementara itu, disampaikan salah seorang warga setempat, Ilham (32 tahun) menyampaikan, saat melihat ada kebakaran, sejumlah warga segera bahu membahu untuk menyelamatkan beberapa barang yang ada di dalam rumah.
“Namun, tak sampai 14 menit, kemudian Petugas Damkar tiba di lokasi kejadian, dan langsung memadamkan api, sehingga api tidak menjalar ke bangunan yang lain,” tutup dia. (cr1)





