METRO PADANG

Alokasikan Rp18,4 M, 3.420 Guru TPQ/TQA Bersertifikasi Terima Insentif, Kisaran Rp400 Ribu Sampai Rp650 Ribu

2
×

Alokasikan Rp18,4 M, 3.420 Guru TPQ/TQA Bersertifikasi Terima Insentif, Kisaran Rp400 Ribu Sampai Rp650 Ribu

Sebarkan artikel ini
Jasman Kepala Bagian Kesra Pemko Padang,

AIAPACAH, METRO–Pemko Padang meng­alo­ka­sikan anggaran sebesar Rp18,4 miliar per tahun untuk mem­berikan insentif kepada 3.420 guru mengaji TPQ/TQA. Program ini bertujuan meng­apre­siasi dan mendorong pening­katan kualitas pendidikan Al-Qur’an di lingkungan masjid dan mushalla.

Kepala Bagian Kesra Pemko Padang, Jasman, menga­takan bah­wa insentif ini telah diberikan beberapa tahun terakhir kepada guru mengaji yang telah diser­tifikasi.

“Kami berharap dengan adanya insentif ini, para guru TPQ/TQA semakin termotivasi untuk meningkatkan kemam­puan­­nya dalam mendidik anak-anak di lingkungan masing-masing,” ujar Jasman, kemarin.

Dari total 3.420 guru mengaji yang telah disertifikasi, insentif diberikan berdasarkan tingkatan sertifikasi, dengan rincianSertifikasi A (282 orang), menerima Rp650 ribu per bulan. Ke­mudian,   Sertifikasi B (945 orang), menerima Rp500 ribu per bulan dan Sertifikasi C (2.193 orang), menerima Rp400 ribu per bulan.

“Insentif ini diberikan setiap bulan sebagai bentuk penghargaan kepada guru TPQ/TQA yang berperan penting dalam membangun karakter generasi muda yang beriman dan bertaqwa,” ungkap Jasman.

Untuk menjaga kualitas tenaga pendidik Al-Qur’an, Pemkot Padang mengadakan uji sertifikasi setiap 3 tahun sekali. Evaluasi ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru mengaji sekaligus memastikan bah­wa mereka tetap memenuhi standar yang telah ditetapkan.

“Setiap 3 tahun dilakukan uji sertifikasi sebagai bahan evaluasi. Banyak yang mengalami peningkatan sertifikasi dari C ke B dan dari B ke A. Namun, ada juga yang mengalami penurunan sertifikasi atau bahkan tidak lolos sertifikasi lagi,” jelas Jasman.

Selain itu, Pemko Pa­dang juga secara rutin mengadakan bimbingan teknis (bimtek) bagi para guru mengaji untuk meningkatkan kualitas pembelajaran mereka.

“Alhamdulillah, peningkatan kompetensi guru mengaji selalu menjadi perhatian Pemko Padang. Setiap tahun kami melakukan evaluasi dan mencari solusi terbaik untuk mendukung para tenaga pendidik Al-Qur’an ini,” tambah Jasman.

Menurutnya, program ini merupakan bagian dari pembangunan nonfisik yang dampaknya tidak langsung terasa, tetapi memiliki manfaat jangka panjang dalam mempersiapkan generasi penerus yang berakhlak mulia.

“Melalui program ini, kita ingin memastikan bahwa generasi ke depan tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki dasar keimanan dan ketakwaan yang kuat,” pungkasnya.

Dengan adanya dukungan penuh dari Pemko Pa­dang, diharapkan guru mengaji semakin termotivasi dan generasi muda semakin cinta Al-Qur’an. (brm)