AGAM, METRO–Pemerintah Kabupaten Agam menurunkan tim gabungan untuk mencari Rosmaniar (70), warga Garagahan, Kecamatan Lubuk Basung, yang dilaporkan hilang di sekitar rumahnya pada Selasa (4/2) sekitar pukul 15.30 WIB.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Ichwan Pratama Danda, mengungkapkan bahwa pencarian melibatkan berbagai unsur, termasuk Satgas BPBD Agam, Polres Agam, Pemadam Kebakaran Agam, Palang Merah Indonesia (PMI), serta masyarakat setempat.
“Ada sekitar puluhan orang yang dikerahkan untuk mencari korban yang dilaporkan hilang oleh pihak kepolisian,” ujar Ichwan di Lubuk Basung, Rabu (5/2).
Menurutnya, BPBD Agam menerima laporan kehilangan pada Selasa (4/2) sekitar pukul 22.00 WIB. Menanggapi laporan tersebut, tim segera berkoordinasi dengan pemerintah nagari dan langsung bergerak ke lokasi pencarian. Tim pencari dibagi menjadi dua kelompok kecil yang bertugas menyisir sepanjang tepi sungai serta area kebun jagung.
Namun, hingga saat ini korban belum ditemukan. Upaya pencarian terus dilakukan dengan menambah peralatan pendukung, termasuk satu unit perahu karet untuk menyusuri aliran sungai.
“Kami terus melakukan penyisiran di berbagai titik, termasuk sungai dan kebun jagung. Tim masih berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan korban,” tambah Ichwan.
Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, korban terakhir kali terlihat oleh anaknya, Arlina Wani (35), di rumah sekitar pukul 15.00 WIB. Namun, setengah jam kemudian, korban sudah tidak berada di tempat, sehingga keluarga dan warga langsung melakukan pencarian awal sebelum melaporkan ke pihak berwenang.
Adapun ciri-ciri korban adalah tinggi sekitar 150 cm, berkulit sawo matang, berjalan agak bungkuk, dan terakhir kali terlihat mengenakan baju gamis berwarna hijau.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan korban agar segera melapor ke aparat terdekat. (pry)






