BERITA UTAMA

Sadis! Pemilik Warung Dianiaya Perampok hingga Koma, Korban Ditemukan Bersimbah Darah, Motor dan Barang Dagangan Raib

0
×

Sadis! Pemilik Warung Dianiaya Perampok hingga Koma, Korban Ditemukan Bersimbah Darah, Motor dan Barang Dagangan Raib

Sebarkan artikel ini
PERAMPOK— Warga bersama Polisi mengevakuasi korban Erman (73) yang mengalami luka parah akibat dianiaya perampok yang memasuki warungnya di Nagari Panampuang, Kecamatan Ampekangkek, Kabupaten Agam.

AGAM, METRO–Nasib malang dialami oleh pria yang sudah lanjut usia (lansia) di Koto Bawah, Nagari Panampuang, Kecamatan Ampekangkek, Kabu­pa­ten Agam. Pasalnya, ia ditemukan dengan kondisi tak sadarkan diri akibat dianiaya oleh komplotan perampok.

Saat ditemukan, korban yang bernama Erman (73) mengalami luka parah dan terkapar bersimbah darah di dalam warung yang be­ra­da di tepi Jalan Bukit­tinggi-Payakumbuh dekat Jembatan Lundang terse­but. Melihat kondisi seperti itu, warga langsung mem­bawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Mirisnya, komplotan perampok yang memasuki warungnya itu, tidak hanya melukai korban. Mereka juga menjarah isi warung korban. Pascakejadian, Po­lisi yang mendapat laporan adanya aksi perampokan, langsung mendatangi loka­si untuk melakukan olah TKP. Selain itu, warung kor­ban juga sudah dipasangi garis polisi.

Kapolresta Bukittinggi Kombes Pol Yessi Kurniati, membenarkan terjadinya ka­sus pencurian dengan ke­kerasan di wilayah Ke­cama­tan Ampekangkek. Me­nu­rut­nya, akibat keja­dian itu, kor­ban Erman hingga kini be­lum sadarkan diri meski su­dah dirawat di rumah sakit.

“Kasus perampokan ini disinyalir sudah diren­cana­kan oleh para perampok, sehingga dengan mudah melakukan aksinya. Me­nurut keterangan saksi-saksi di lokasi, korban Er­man kebiasaan memang tidur di warungnya itu sen­dirian dan tidak ada dite­mani sanak keluarganya,” ungkap Kombes Pol Yessi kepada wartawan.

Lantaran korban selalu sendirian itulah, ujar Kom­bes Pol Yessi, Disinyalir para pelaku ini nekat me­lakukan perampokan. Aksi perampokan ini diduga lebih dilakukan oleh satu orang, namun pihaknya belum bisa memastikan berapa orang pelakunya.

“Korban saat ini bera­da di RS Ahmad Muchtar (RSAM) Bukittinggi dalam kondisi tidak sadar. Dari hasil pemeriksaan pihak rumah sakit korban me­nga­lami luka lebam di ke­pala, diduga dipukul oleh pelaku dengan benda tum­pul. Dan informasinya para perampok yang berhasil membawa kabur sepeda motor miliknya usai me­nganiaya korban,” jelas Kombes Pol Yessi.

Terkait kasus ini, tegas Kombes Pol Yessi, pihaknya sudah mengerahkan Tim Inafis Polresta Bukittinggi dan Tim Satreskrim untuk melakukan penyelidikan secara intensif.

“Kami belum bisa me­mintai keterangan dari kor­ban karena belum sa­dar. Begitu juga terkait berapa kerugian korban, belum bisa kita simpulkan. Yang jelas, tim masih terus bekerja untuk mengungkap kasus ini sehingga para pelakunya bisa ditangkap dalam waktu dekat,” tutup dia. (pry)