BERITA UTAMA

Komisi XI DPR Dorong Evaluasi PSN Khususnya yang Hamburkan Anggaran Negara

1
×

Komisi XI DPR Dorong Evaluasi PSN Khususnya yang Hamburkan Anggaran Negara

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI— Pembangunan 47 tower rusun ASN dan Pertahanan dan Keamanan (Hankam) di Ibu Kota Negara (IKN)

JAKARTA, METRO–Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Fauzi H Amro, menegaskan perlunya eva­­luasi terhadap Program Strategis Nasional (PSN) guna memastikan efektivitas dan efisiensi penggu­naan anggaran negara. Ia menyebut, meskipun banyak PSN yang berdampak positif bagi masyarakat, ada pula yang dinilai ku­rang efektif dan justru menghamburkan anggaran negara.

“Proyek Strategis Nasional itu ada yang baik dan ada yang kurang baik. Yang baik itu jelas, seperti proyek transportasi, jalan, bendungan, dan perumahan,” kata Fauzi Amro kepada wartawan, Minggu (2/2).

“Ke depan, harus ada prioritas mana yang lebih dibutuhkan oleh masya­rakat luas, mana yang benar-benar berdampak pa­da peningkatan konsumsi dan daya beli masyara­kat,” sambungnya.

Baca Juga  Digerebek, Wanita Malam Sembunyi di Kolong Meja

Komisi XI DPR RI, lanjutnya, mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mengevaluasi proyek-proyek PSN yang dinilai kurang efektif. Evaluasi ini bertujuan untuk mengurangi pemborosan anggaran negara serta memastikan PSN yang berjalan benar-benar mem­berikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Fauzi juga mendukung rencana usulan keterlibatan sektor swasta dalam pelaksanaan PSN ke de­pan. Menurutnya, dengan menggandeng pihak swasta, efektivitas, kualitas, dan efisiensi proyek akan meningkat, sekaligus mengu­rangi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Salah satu idenya adalah bagaimana PSN ini bisa diserahkan juga kepada swasta. Kehadiran swasta akan meningkatkan efi­siensi dan kualitas proyek karena mereka memiliki modal dan sistem pembiayaan sendiri,” tegasnya.

Baca Juga  Dua Sekawan Gagal Pesta Sabu

Melalui evaluasi yang ketat dan keterlibatan pihak swasta, Fauzi optimistis PSN ke depan akan lebih tepat sasaran dan memberikan dampak positif yang lebih besar bagi pembangunan nasional.

“Setelah proyek selesai, mereka bisa menjualnya ke swasta lain atau bahkan ke pemerintah, itu persoalan lain. Namun, yang jelas, keterlibatan swasta ini akan mengurangi beban APBN dalam konteks PSN di tahun-tahun mendatang,” pungkas Fauzi. (jpg)