PAYAKUMBUH/50 KOTA

Pemerintah Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota, Fasilitasi Permasalahan Masyarakat Nagari Harau

0
×

Pemerintah Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota, Fasilitasi Permasalahan Masyarakat Nagari Harau

Sebarkan artikel ini
BERTEMU—Bupati Lima Puluh Kota Safaruddin bersama Sekda saat bertemu dengan niniak mamak .

LIMAPULUH KOTA, METRO–Pemimpin adat (niniak mamak) dan masyarakat Nagari Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, diduga telah memperjualbelikan lahan pusaka tinggi dan pusaka rendah secara sepihak. Tindakan tersebut memicu konflik antara masyarakat dan niniak mamak di dua jorong, yakni Jorong Landai dan Jo­rong Sungai Data.

Bupati Lima Puluh Kota Safaruddin dt.Bandaro Rajo menerima  kunjungan Niniak mamak dan masyarakat Jorong Landai , Sungai Data dan Ulu Air terkait permasalahan ter­sebut di Ruang Rapat Bupati Sarilamak, Kamis ( 30/1).

“Kami Pemerintah Da­erah menyambut baik kedatangan masyarakat Nagari Harau , khusus Jorong Landai, Ulu Aia dan Sungai Data yang mau menyampaikan permasalahan yang terjadi dan menimbulkan gejolak yang harus diselasaikan secara baik,” kata Safaruddin.

Baca Juga  Pekarangan Rumah jadi Tabungan Keluarga, PKK Nagari Taram Juara Tingkat Provinsi

Kedatangan Niniakmamak dan masyarakat Jo­rong Landai , Sungai Data dan Ulu Aia sudah tepat, sebagai pemerintah daerah kami akan menerima permasalahan yang terjadi dan mencarikan solusi atau jalan keluar.

Untuk sementara pemerintah akan menampung permasalahan ma­sya­rakat terkait jual beli ta­nah Ulayat kepada urang asing atau perantau. Terkait tanah di Minang Kabau ada Tanah Ulayat Pusako Tinggi, ta­nah Kaum Pasukan, Tanah Ulayat Nagari dan itu semua jelas kepemilikannya.

Selanjutnya pemerintah daerah akan turun meninjau dan berkoordinasi  melalui dinas terkait (PU), BPN dan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat, mana itu hutan lindung dan tanah Ulayat kaum, suku, nagari dan rajo, ucap Safaruddin.

Baca Juga  Hari Kesehatan Nasional  2019, Angkat Isu Stunting dan Jamkesnas

Jadi peran Niniak Mamak sangat penting yang ditinggikan seranting dan didahulukan selangkah, baik dalam menjaga Ulayat Pusako tinggi, kaum, suku dan Nagari. Hadir pada pertemuan Niniak mamak dan pemerintah daerah, Sekdakab Lima Puluh Kota Herman Az­mar, Asiten I Eki Hari Purnama, Asisten III A Zuhdi Perama Putra, Kepala Dinas PUPR, Kepala DPMDN, BPN, Camat Harau. (uus)