SIJUNJUNG, METRO–Pemkab Sijunjung menerima kunjungan Pemko Solok dalam rangka study tiru terkait manajemen SDM berbasis Meritokrasi yang telah diterapkan di Ranah Lansek Manih. Bahkan Kabupaten Sijunjung menjadi salah satu kabupaten terbaik di Sumbar dalam penerapan meritokrasi sistem.
Kunjungan Pemko Solok dan jajaran ke Sijunjung diterima langsung Bupati Sijunjung Benny Dwifa, didampingi Asisten I Setdakab serta beberapa Kepala OPD diruang Rapat Kantor Bupati Sijunjung. Pada Kamis (30/1).
Walikota Solok terpilih, Ramadhani Kirana Putra dan Asisten III Setdako serta beberapa Kepala OPD dan Kepala Bagian Organisasi datang ke Sijunjung untuk studi tiru terkait manajemen SDM melalui meritokrasi yang lebih dulu telah diterapkan Pemkab Sijunjung.
Dalam sambutannya, Walikota Solok Ramadhani Kirana Putra mengucapkan terimakasih karena telah diterima dalam rangka kegiatan studi tiru tentang manajemen ASN berbasis meritokrasi di Kabupaten Sijunjung. “Dengan kunjungan ini, kami belajar serta berbagi pengalaman dari Kabupaten Sijunjung untuk memperbaiki manajamen ASN dan nantinya diharapkan dapat meningkatkan nilai Pemko Solok kedepannya.” tutur Walikota Solok.
Pihaknya mengakui kunjungan itu dilakukan karena Kabupaten Sijunjung dinilai telah memiliki manajamen ASN yang bagus dan telah mendapatkan predikat Baik. “Kami berharap Kabupaten Sijunjung dapat berbagi informasi terkait tata kelola manajemen ASN dengan penerapan sistem meritokrasi serta aplikasinya,” terangnya.
Sementara, Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir menyambut baik kedatangan rombongan Pemko Solok di Ranah Lansek Manih. “Insyallah apapun materi untuk panduan yang dibutuhkan oleh BKPSDM Kota Solok akan kita berikan. Sehingga nantinya apa yang ingin dicapai Pemko Solok bisa terealisasi,” tuturnya.
Ia berharap dengan memberikan materi yang diperlukan dapat memberi manfaat bagi Pemko Solok. “Apapun akan kami bantu, kita sama-sama berbenah mewujudkan sistem merit minimal kategori baik di Sumatera Barat,” terang Bupati Benny Dwifa.
Untuk diketahui, dalam penerapan sistem merit Kabupaten Sijunjung juga melakukan penandatangan kerjasama “Nota Kesepahaman” Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintahan Provinsi Jawa Barat. “Kerjasama ini dilakukan karena Pemprov Jabar berhasil menerapkan sistem merit dengan kategori sangat baik di tingkat nasional dalam manajemen ASN di lingkungan Pemprov Jabar,” ungkapnya.
Kepala Bidang PSDM, Niki Pratama meyebut Pemkab Sijunjung saat ini telah mencapai perolehan BAIK dalam penerapan sistem merit.
Selain itu, penerapan sistem merit di Kabupaten Sijunjung tidak terlepas dari aplikasi-aplikasi yang dibangun dengan bekerjasama dengan Dinas Kominfo. “Adapun aplikasi yang kita sinkronisasikan itu seperti SIPS, A-Mob (Absensi Mobile), E-LHK, E-SAKIP,” tambahnya. (ndo)






