OLAHRAGA

Hasil Malaysia Open 2025, Korea Selatan Juara Umum, Indonesia Nirgelar

0
×

Hasil Malaysia Open 2025, Korea Selatan Juara Umum, Indonesia Nirgelar

Sebarkan artikel ini
JUARA— An Se Young Juara Tunggal Putri di Malaysia Open 2025.

JAKARTA, METRO–Turnamen Malaysia Open 2025 yang menjadi bagian dari rangkaian BWF Super 1000 telah selesai digelar. Korea Selatan keluar sebagai juara umum setelah berhasil meraih dua gelar melalui sektor tunggal putri dan ganda putra.

An Se Young menjadi bintang di sektor tunggal putri dengan kemenangan gemilang atas Wang Zhi Yi (Tiongkok) di partai final.

Ia menuntaskan per­tandingan dalam dua gim langsung dengan skor 21-17, 21-7.

Sementara itu, di sektor ganda putra, pasangan Kim Won Ho/Seo Seung Jae menunjukkan performa impresif saat me­nga­lahkan Chen Bo Yang/Liu Yi (Tiongkok) dalam rubber game 19-21, 21-12, 21-12.

Baca Juga  Man City Tampil Sempurna saat Taklukan Copenhagen di Liga Champions

Turnamen ini juga diwarnai dengan kejutan dari pasangan baru di sektor ganda campuran dan ganda putri.

Wakil Thailand, De­chapol Puavaranukroh, yang berpasangan dengan Supissara Paewsampran, sukses merebut gelar di ganda campuran. Di nomor ganda putri, Yuki Fukushima yang kini berpasangan dengan Mayu Matsumoto juga sukses menyegel trofi juara.

Mereka berhasil me­ngalahkan pasangan pe­ring­kat satu dunia asal Tiongkok, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping, melalui laga sengit tiga gim dengan skor 21-13, 19-21, 21-18.

Di sisi lain, skuad Indonesia kembali harus pulang tanpa gelar dari Malaysia Open 2025.

Baca Juga  7.000 Pesepeda Ramaikan Gowes Siti Nurbaya

Prestasi terbaik wakil Merah Putih hanya mencapai babak perempat final, yang diraih oleh Putri Kusuma Wardani (tunggal putri) dan pasangan Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti (ganda putri).

Hasil ini menambah daftar panjang kegagalan Indonesia di turnamen le­vel tinggi, setelah pada edisi 2024 lalu juga tak ada wakil yang mampu me­nembus babak semifinal.

Hasil buruk ini menjadi bahan evaluasi serius bagi tim bulu tangkis Indonesia, mengingat persaingan semakin ketat di level internasional. Perlu strategi dan persiapan lebih matang untuk menghadapi turnamen-turnamen besar mendatang. (jpg)