AGAM/BUKITTINGGI

Hari Amal Bhakti ke-79, Kemenag Tegaskan Komitmen pada Pendidikan dan Integritas

0
×

Hari Amal Bhakti ke-79, Kemenag Tegaskan Komitmen pada Pendidikan dan Integritas

Sebarkan artikel ini
INSPEKTUR UPACARA— Sekdakab Agam, Edi Busti saat menjadi Irup peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke 79, di halaman kantor Bupati Agam, Jumat (3/1).

AGAM, METRO–Meningkatkan kualitas pendidikan agama dan keagamaan pada semua jalur, jenjang dan jenis pendidikan salah satu tugas terpenting bagi Kementerian Agama.

Sebab, proses pendidikan akan menghasilkan SDM unggul dalam karakter, penguasaan sains, tek­nologi, literasi dan memiliki kepe­dulian sosial.

Demikian kutipan pidato Menteri Agama RI yang disampaikan Sek­dakab Agam, Edi Busti saat menjadi Irup peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke 79, di halaman kantor Bupati Agam, Jumat (3/1).

“Peserta didik yang sehat, cerdas dan berakhlak mulia adalah modal bangsa dalam mengarungi per­catu­ran global,” ujarnya.

Baca Juga  Perpustakaan Kunci Mewujudkan Generasi yang Berkualitas di Agam

Mendukung program prioritas presiden katanya, Kementerian Aga­ma akan melaksanakannya di lem­baga pendidikan binaan, termasuk pemberdayaan ekonomi umat dalam mengentaskan kemiskinan.

“Pemberdayaan ekonomi dila­kukan melalui program kemandirian pesantren, pengembangan ekosis­tem ekonomi haji. Kemudian optima­lisasi pemberdayaan tata kelola zakat, wa­kaf, dana punia dan gerakan filantropi lainnya,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Kementerian Agama terus berkomitmen pada proses reformasi birokrasi dan pe­ngua­tan meritrokasi dalam tata kelola organisasi, sebagai upaya pen­ce­gahan korupsi di lingkungan lem­baga tersebut.

Baca Juga  Harimau Sumatera Muncul di Nagari Sungai Batang, BKSDA: Hanya Melintas, Kembali ke Habitat Alami

Kementerian Agama katanya lagi, seperti kain putih bersih. Sedikit noda yang terpercik, akan tampak dengan jelas. Maka seluruh unsur pimpinan dan pegawai harus menjadi contoh dalam pencegahan dan pemberan­ta­san korupsi.

“Kita yakin, banyak orang- orang jujur dan lurus di Kementerian Aga­ma. Untuk itu, mari menjadi agen peru­bahan dan agen integritas yang mam­pu menjaga reputasi ke­men­terian dan pemerintahan,” ajaknya. (pry)