AIR TAWAR, METRO – Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK) Migas, Dwi Soetjipto menyebutkan, Sumbar memiliki sumber daya alam (SDA) yang menjanjikan. Bahkan, ada tiga daerah yang sangat berpotensi menyimpan cadangan migas dan batu bara.
“Ada tiga daerah Sumbar berpotensi, yakni Kabupaten Mentawai, Sijunjung, dan wilayah Sumur Sinamar Blok, Singkarak South, West Bukit Barisan,” sebut Dwi Soetjipto usai menyampaikan orasi ilmiah di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP), baru-baru ini.
Dwi Soetjipto menerangkan, di Kepulauan Mentawai areanya sangat terbuka, dan hingga sampai saat ini terus dicari SDA-nya. Kemudian di Sijunjung, terdapat SDA berupa gas metan dan batu bara. Sementara Singkarak South terdapat kandungan gas, yang terus diupayakan mencari SDA minyak bumi.
“Tapi kalau wilayah West Bukit Barisan sudah plant of development (POD), yang digarap PT Rizki Bukit Barisan Energi, dengan harapan bisa segera produksi,” lanjut Dwi Soetjipto.
Selain itu, untuk skala nasional pihaknya telah menemukan cadangan gas di Sumur Kaliberau Dalam 2X (KBD2X) Blok Sakakemang, Sumatera Selatan. Kawasan ini bahkan disebut penemuan terbesar keempat di dunia pada 2018-2019. Dwi menjelaskan, KBD2X terbesar keempat setelah Calypso 1 di Siprus, Obskaya Sevemaya 1 yang ada di Rusia, dan 1-STAT-010A-SPS di Brazil.
Menurut Dwi, penemuan cadangan besar di KBD2X itu harus disyukuri. Paling tidak, bisa menjadi modal untuk penemuan-penemuan mendatang. Apalagi, setelah 18 tahun hanya KBD2X yang lebih signifikan.
“Target kita saat ini adalah, untuk mengeksplorasi sumber daya yang ada untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkas Dwi. (mil)





