SIJUNJUNG, METRO–Memasuki awal tahun 2025, Pemkab Sijunjung langsung tancap gas dengan menggelar rapat persiapan percepatan pelaksanaan kegiatan pembangunan baik anggaran yang bersumber dari DAK maupun DAU.
Langkah ini diambil oleh Pemkab Sijunjung agar menjadi atensi bagi seluruh OPD dan stakeholder terkait untuk tidak menunda-nunda pelaksanaan kegiatan pembangunan yang telah direncanakan di tahun 2025.
Rapat yang dilaksanakan di Operation Room Kantor Bupati Bupati Sijunjung itu dipimpin langsung oleh Sekda Dr.Zefnihan, AP, M.Si pada Kamis (2/1).
Rapat tersebut juga diikuti oleh Asisten II, Kepala BKAD, dan Kepala OPD serta Kepala Bagian di Lingkup Sekretariat Daerah, Direktur RSUD Ahmad syafi’i Ma’arif, maupun stakeholder lainnya.
Pada kegiatan itu, Sekda Zefnihan menegaskan agar pembangunan dan pelayanan terhadap masyarakat cepat terpenuhi, tidak menunda-nunda dengan alasan masih di awal tahun.
“Semua perencanaan maupun revisi perencanaan pembangunan yang sudah diagendakan agar bisa selesai pada tanggal 24 Januari mendatang, dan tanggal 27 Januari sudah bisa melakukan tahapan selanjutnya,” tutur Sekda Sijunjung.
Pihaknya memberikan atensi agar seluruh jajaran OPD bisa melakukan perubahan pola kinerja agar realisasi pembangunan daerah bisa segera dirasakan masyarakat.
“Paradigma selama ini kalau di awal tahun kegiatan pembangunan belum ada yang mulai, ini harus dirubah. Karena kita selalu menekankan jangan menunda-nunda untuk mulainya kegiatan. Dari awal tahun harus dikebut,” tegas Sekda Zefnihan.
Lambatnya perencanaan akan berdampak pada waktu dimulainya realisasi kegiatan. “Sehingga nanti pelaksanaannya jelas, tepat waktu dan tentu akan segera dirasakan masyarakat manfaatnya. Jangan malah nanti di waktu deadline semuanya terburu-buru, ini yang harus dirubah,” ungkapnya. (ndo)






